PusatKabar
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Trump Umumkan Gencatan Senjata Energi Antara Ukraina dengan Rusia

Published Oktober 12, 2026 · Updated Oktober 12, 2026 · By Karen Williams - pusatkabar.com

Foto : Karen Williams - pusatkabar.com

Trump Umumkan Gencatan Senjata Energi antara Ukraina dan Rusia

Pusatkabar.com – Trump Umumkan Gencatan Senjata Energi antara Rusia dan Ukraina yang, menurut Presiden AS Donald Trump, berlaku segera pada Minggu (11/10/2026). Namun, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyatakan masih menunggu penjelasan rinci mengenai kesepakatan tersebut dari pihak Amerika Serikat.

Pengumuman itu disampaikan Trump melalui Truth Social tanpa memaparkan mekanisme, cakupan, maupun pihak yang menjamin pelaksanaannya. Moskow juga belum memberikan tanggapan atas klaim adanya kesepakatan tersebut.

“Berlaku segera, ada gencatan senjata energi dalam Perang antara Rusia dan Ukraina. Kedua belah pihak telah sepakat. Jangan melanggarnya!” tulis Trump.

Tekanan terhadap serangan fasilitas energi

Trump sebelumnya menekan Ukraina agar menghentikan serangan terhadap kilang minyak Rusia. Ia mengaitkan serangan itu dengan kenaikan harga solar yang dinilainya dapat merugikan Partai Republik menjelang pemilihan umum sela di Amerika Serikat.

Dalam hubungan yang memburuk, Trump juga memperingatkan Zelenskiy untuk menghentikan serangan terhadap kilang Rusia serta mendorong digelarnya pemilihan umum baru di Ukraina. Trump menilai Zelenskiy telah melewatkan sejumlah peluang untuk mencapai kesepakatan dengan Moskow.

Ini bukan pertama kalinya Trump mengumumkan gencatan senjata energi. Ia pernah menyampaikan pengumuman serupa pada pertengahan September, tetapi saat itu belum ada konfirmasi dari Rusia maupun Ukraina bahwa kesepakatan tersebut benar-benar tercapai.

Ukraina menunggu rincian dari Washington

Zelenskiy mengatakan telah membahas pengumuman ketika Trump Umumkan Gencatan Senjata Energi dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, dan Presiden Finlandia Alexander Stubb.

“Ukraina mendukung gencatan senjata tersebut, dan penting bagi Rusia untuk turut mendukungnya. Kami sedang menunggu rincian dari pihak Amerika,” kata Zelenskiy melalui Telegram.

Meski demikian, Zelenskiy menyatakan pasukan Rusia masih melancarkan serangan udara terhadap infrastruktur energi Ukraina, termasuk fasilitas pembangkit listrik dan pemanas gabungan di Kharkiv. Seorang pejabat Ukraina mengonfirmasi bahwa serangan itu terjadi setelah pengumuman Trump.

Ukraina menolak menghentikan serangan terhadap kilang minyak Rusia secara sepihak. Zelenskiy menegaskan langkah tersebut dapat dilakukan apabila Presiden Rusia Vladimir Putin juga menghentikan serangan terhadap infrastruktur kelistrikan Ukraina.

Pemilu Ukraina dan syarat gencatan senjata total

Trump turut menyerukan pemilihan umum di Ukraina, yang ditangguhkan sejak invasi Rusia pada 2022. Zelenskiy menjawab bahwa pemungutan suara dapat digelar jika Rusia menyetujui gencatan senjata total selama 60 hari.

Menurut Zelenskiy, pemilihan pemimpin merupakan hak rakyat Ukraina, tetapi kondisi perang harus diakhiri lebih dahulu. Hukum Ukraina melarang pelaksanaan pemilu selama masa darurat militer karena pertimbangan keamanan.

Pengumuman saat Trump Umumkan Gencatan Senjata Energi juga muncul ketika harga solar global menjadi isu politik penting di AS. Kenaikan harga tersebut terjadi setelah pecahnya perang Iran pada Februari dan berpotensi memengaruhi persaingan menjelang pemilihan paruh waktu.

FAQ

Apa yang dimaksud gencatan senjata energi?

Gencatan senjata energi merujuk pada penghentian serangan terhadap fasilitas energi, seperti pembangkit listrik, jaringan pemanas, dan kilang minyak. Namun, rincian penerapannya dalam pengumuman ini belum dijelaskan secara terbuka.

Apakah Rusia dan Ukraina sudah mengonfirmasi kesepakatan?

Ukraina menyatakan mendukung langkah tersebut sambil menunggu rincian dari Amerika Serikat. Rusia belum memberikan tanggapan resmi atas pengumuman itu.

Mengapa pemilu Ukraina belum digelar?

Pemilu ditangguhkan karena Ukraina berada dalam masa darurat militer. Pemerintah Ukraina menyatakan pemilu baru dapat dilaksanakan secara aman apabila pertempuran dihentikan.

Related Reading