Asing Banyak Lepas Saham-Saham ini Saat IHSG Menguat 3 Hari Beruntun, Selasa (6/10)
IHSG Menguat Tiga Hari, Arus Dana Asing Masih Keluar
Pusatkabar.com – Indeks Harga Saham Gabungan kembali menorehkan kenaikan pada perdagangan Selasa, 6 Oktober 2026. Penguatan ini memperpanjang tren positif pasar saham Indonesia menjadi tiga hari perdagangan secara beruntun, meski investor asing tetap membukukan aksi jual bersih di seluruh pasar.
Pada penutupan perdagangan, IHSG berada di level 6.192,92 setelah naik 74,06 poin atau 1,21%. Sepanjang sesi, indeks bergerak konsisten di area positif. Posisi terendah IHSG tercatat pada level 6.120, sedangkan level tertingginya mencapai 6.216.
Pergerakan tersebut menunjukkan sentimen beli masih cukup kuat pada banyak saham domestik. Namun, penguatan indeks secara keseluruhan belum sepenuhnya sejalan dengan arah transaksi investor asing yang masih mencatatkan penjualan bersih.
Saham Naik Mendominasi Perdagangan
Kenaikan IHSG didukung oleh jumlah saham yang menguat lebih besar dibandingkan saham yang melemah. Sebanyak 489 saham berhasil ditutup di zona hijau, sementara 183 saham mengalami penurunan. Adapun 120 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga pada akhir perdagangan.
Dominasi saham yang naik memberi gambaran bahwa penguatan tidak hanya terpusat pada beberapa emiten saja. Kondisi ini turut menopang indeks hingga mampu mempertahankan penguatan dari awal sampai akhir sesi perdagangan.
Aktivitas transaksi juga berlangsung ramai. Volume perdagangan mencapai 48,22 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp12,35 triliun. Tingginya nilai transaksi mencerminkan masih aktifnya pelaku pasar dalam melakukan penyesuaian portofolio di tengah pergerakan indeks yang menguat.
Net Sell Asing Capai Rp629,87 Miliar
Di balik kenaikan IHSG, investor asing mencatatkan net sell senilai Rp629,87 miliar di seluruh pasar. Arus dana keluar ini menjadi catatan penting karena menunjukkan bahwa kenaikan indeks pada hari tersebut tetap diiringi aksi ambil untung atau pengurangan kepemilikan pada sejumlah saham tertentu.
Net sell asing tidak selalu berarti seluruh pasar berada dalam tekanan. Pergerakan IHSG dibentuk oleh transaksi dari berbagai kelompok investor dan perubahan harga banyak saham. Karena itu, indeks tetap dapat menguat ketika minat beli terhadap saham-saham lain mampu menutup tekanan jual yang terjadi pada emiten tertentu.
Bagi investor, perbedaan antara arah IHSG dan transaksi asing dapat menjadi pengingat untuk tidak hanya melihat angka indeks. Perlu diperhatikan pula saham mana yang menjadi pusat arus beli maupun jual, beserta volume transaksinya, agar pembacaan kondisi pasar menjadi lebih utuh.
GOTO Menjadi Saham dengan Penjualan Asing Terbesar
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing pada Selasa. Nilai jual bersih asing pada saham GOTO mencapai Rp255,81 miliar, jauh lebih besar dibandingkan emiten lain dalam daftar sepuluh saham dengan net sell tertinggi.
Posisi berikutnya ditempati PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan penjualan bersih asing sebesar Rp127,23 miliar. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) berada pada urutan ketiga setelah mencatat net sell Rp73,07 miliar.
Berikut daftar saham dengan aksi jual bersih investor asing terbesar pada perdagangan Selasa, 6 Oktober 2026:
Daftar 10 Saham Net Sell Asing Terbesar
1. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO): Rp255,81 miliar
2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): Rp127,23 miliar
3. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM): Rp73,07 miliar
4. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI): Rp31,65 miliar
5. PT United Tractors Tbk (UNTR): Rp30,75 miliar
6. PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Rp22,32 miliar
7. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT): Rp18,8 miliar
8. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR): Rp18,69 miliar
9. PT Singaraja Putra Tbk (SINI): Rp18,51 miliar
10. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN): Rp17,62 miliar
Perhatian Investor pada Arah Transaksi Berikutnya
Daftar tersebut mencakup emiten dari sejumlah sektor, mulai dari teknologi, perbankan, telekomunikasi, energi, alat berat, ritel, hingga infrastruktur menara telekomunikasi. Keragaman sektor ini memperlihatkan bahwa arus jual asing terjadi pada beberapa kelompok saham, bukan hanya pada satu bidang usaha.
Meski demikian, transaksi harian perlu dibaca secara proporsional. Net sell pada satu hari perdagangan belum dengan sendirinya menentukan arah jangka panjang sebuah saham maupun IHSG. Investor umumnya perlu mempertimbangkan kondisi perusahaan, perkembangan sektor, likuiditas saham, serta kesesuaian keputusan investasi dengan profil risiko masing-masing.
Penguatan IHSG selama tiga hari berturut-turut menjadi sinyal bahwa pasar masih memiliki dukungan beli. Namun, keluarnya dana asing senilai Rp629,87 miliar menandakan pelaku pasar tetap perlu mencermati keberlanjutan momentum tersebut pada perdagangan berikutnya.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Asing Banyak Lepas Saham Saham ini Saat?Asing Banyak Lepas Saham Saham ini Saat is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Asing Banyak Lepas Saham Saham ini Saat matter?Asing Banyak Lepas Saham Saham ini Saat matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.