PusatKabar
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

IHSG Menguat 1,09% ke 5.446,7 di Sesi Pertama, Top Gainers LQ45: DEWA, EXCL, PTBA

Published Oktober 23, 2026 · Updated Oktober 23, 2026 · By Joseph Gonzalez - pusatkabar.com

Foto : Joseph Gonzalez - pusatkabar.com

IHSG Ditutup Menguat pada Sesi Pertama Perdagangan

Pusatkabar.com – Indeks Harga Saham Gabungan kembali bergerak di zona positif hingga perdagangan sesi pertama berakhir pada Jumat, 23 Oktober 2026. Pada pukul 11.30 WIB, IHSG tercatat naik 58,836 poin atau 1,09% dan berada di level 5.446,741.

Pergerakan tersebut menunjukkan pemulihan indeks yang berlangsung cukup kuat sepanjang paruh awal perdagangan. Kenaikan tidak hanya ditopang oleh beberapa saham tertentu, melainkan juga terlihat pada mayoritas kelompok sektoral di Bursa Efek Indonesia.

Sektor Energi Memimpin Penguatan

IDX Sektor Energi menjadi penopang kenaikan terbesar pada sesi pertama dengan lonjakan 3,13%. Kinerja sektor ini menempatkannya sebagai penggerak utama penguatan indeks sektoral pada perdagangan siang hari.

Setelah energi, IDX Sektor Perindustrian mencatat kenaikan 2,66%. Sektor Barang Konsumen Non-Primer juga menunjukkan penguatan 2,10%, sementara IDX Sektor Infrastruktur bertambah 1,68%.

Sejumlah sektor lain ikut bergerak naik. IDX Sektor Barang Baku meningkat 1,46%, diikuti sektor Properti dan Real Estate yang menguat 1,31%. Pada saat yang sama, IDX Sektor Barang Konsumen Primer tumbuh 1,15%.

Penguatan juga terjadi pada IDX Sektor Transportasi dan Logistik yang naik 0,82%. Sektor Keuangan bertambah 0,44%, sedangkan IDX Sektor Teknologi mengalami kenaikan 0,32% hingga akhir sesi pertama.

Sektor Kesehatan Bergerak Berlawanan Arah

Di tengah dominasi penguatan sektor-sektor lain, IDX Sektor Kesehatan menjadi satu-satunya indeks sektoral yang berada di wilayah negatif. Sektor ini melemah 0,78% pada penutupan sesi pertama.

Perbedaan arah tersebut menggambarkan bahwa minat pasar pada siang hari tidak tersebar merata pada seluruh sektor. Namun, penguatan di sebagian besar kelompok saham masih cukup untuk membawa IHSG melanjutkan rebound dan bertahan di atas level pembukaannya.

Aktivitas Transaksi Mencapai Rp8,06 Triliun

Nilai transaksi yang terbentuk di bursa hingga pukul 11.30 WIB mencapai Rp8,06 triliun. Volume perdagangan tercatat sebanyak 21,42 miliar saham, mencerminkan aktivitas jual beli yang tetap berlangsung aktif selama sesi pertama.

Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 512 saham mengalami kenaikan harga. Sementara itu, 150 saham terkoreksi dan 129 saham tidak mengalami perubahan harga.

Komposisi tersebut memperlihatkan jumlah saham yang menguat jauh lebih banyak dibandingkan saham yang melemah. Kondisi ini sejalan dengan arah IHSG yang bergerak positif serta kenaikan pada hampir seluruh indeks sektoral.

DEWA, EXCL, dan PTBA Masuk Perhatian di LQ45

Di jajaran saham LQ45, DEWA, EXCL, dan PTBA tercatat sebagai saham yang berada dalam kelompok top gainers pada perdagangan siang itu. Pergerakan ketiganya menjadi salah satu perhatian pelaku pasar karena LQ45 berisi saham-saham dengan tingkat likuiditas dan kapitalisasi pasar yang relatif besar di bursa.

Indeks LQ45 sering menjadi salah satu rujukan untuk melihat sentimen terhadap saham-saham unggulan. Saat sejumlah anggotanya mencatat kenaikan, dampaknya dapat ikut memperkuat persepsi pasar terhadap arah perdagangan, meski pergerakan setiap saham tetap dipengaruhi faktor masing-masing.

DEWA, EXCL, dan PTBA berasal dari kelompok usaha yang berbeda, sehingga kenaikannya turut memperlihatkan adanya perhatian pasar pada lebih dari satu bidang bisnis. Dalam perdagangan saham, perubahan harga dapat terjadi seiring interaksi permintaan dan penawaran selama jam bursa berlangsung.

Makna Penguatan Indeks bagi Investor

Kenaikan IHSG sebesar 1,09% pada sesi pertama menandakan bahwa sentimen perdagangan siang itu cenderung positif. Meski demikian, pergerakan indeks pada paruh pertama belum menentukan hasil akhir perdagangan, karena harga saham masih dapat berubah pada sesi berikutnya.

Bagi investor, angka indeks dapat menjadi gambaran umum mengenai arah pasar, tetapi tidak menggantikan penilaian terhadap kondisi masing-masing emiten. Penguatan IHSG tidak selalu berarti seluruh saham naik, sebagaimana terlihat dari masih adanya 150 saham yang bergerak turun dan satu sektor yang terkoreksi.

Perbedaan kinerja antarsektor juga penting diperhatikan. Sektor energi yang melonjak 3,13% menjadi penguat terbesar, sedangkan sektor kesehatan justru melemah. Variasi ini menunjukkan bahwa keputusan investasi perlu mempertimbangkan sektor, karakter saham, serta perubahan harga yang terjadi sepanjang perdagangan.

Dengan IHSG berada di level 5.446,741 pada akhir sesi pertama, perhatian pasar selanjutnya tertuju pada kemampuan indeks mempertahankan penguatan tersebut hingga perdagangan berakhir. Aktivitas transaksi, arah sektor-sektor utama, dan pergerakan saham berlikuiditas tinggi akan tetap menjadi bagian penting dari dinamika pasar pada sesi berikutnya.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is IHSG Menguat 1 09 ke 5 446?

IHSG Menguat 1 09 ke 5 446 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does IHSG Menguat 1 09 ke 5 446 matter?

IHSG Menguat 1 09 ke 5 446 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.