PusatKabar
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Intip Saham Net Buy Terbesar Asing Saat IHSG Terkoreksi ke 6.146, Rabu (7/10)

Published Oktober 8, 2026 · Updated Oktober 8, 2026 · By John Johnson - pusatkabar.com

Foto : John Johnson - pusatkabar.com

IHSG Berakhir Melemah di Tengah Aksi Jual Asing

Pusatkabar.com – Indeks Harga Saham Gabungan kembali berada di jalur koreksi pada perdagangan Rabu, 7 Oktober 2026. Setelah mencatat penguatan selama tiga sesi sebelumnya, IHSG menutup hari dengan penurunan 0,76% dan berhenti di posisi 6.146,72.

Pergerakan indeks sepanjang hari cenderung negatif. IHSG sempat mencapai titik tertinggi di level 6.214, sebelum kemudian turun hingga menyentuh level terendah 6.136. Rentang tersebut menunjukkan bahwa tekanan jual telah muncul sejak perdagangan berlangsung dan tetap terasa sampai penutupan pasar.

Sentimen pelemahan terlihat pula dari jumlah saham yang bergerak di bursa. Sebanyak 378 saham ditutup turun, sedangkan 258 saham membukukan kenaikan. Ada pula 157 saham yang tidak mengalami perubahan harga. Komposisi ini menggambarkan tekanan yang menyebar cukup luas, meski sebagian emiten masih mampu bertahan di zona hijau.

Nilai Transaksi Mencapai Rp 36,20 Triliun

Aktivitas pasar saham tetap ramai di tengah koreksi indeks. Volume perdagangan tercatat mencapai 48,41 miliar saham, dengan nilai transaksi senilai Rp 36,20 triliun. Tingginya nilai transaksi menandakan bahwa pelaku pasar tetap aktif melakukan penyesuaian portofolio ketika arah IHSG berubah.

Perhatian investor pada hari itu juga tertuju pada transaksi asing. Di seluruh pasar, investor asing membukukan penjualan bersih atau net sell sebesar Rp 871,36 miliar. Arus dana keluar tersebut menjadi salah satu faktor yang menekan pergerakan indeks.

Net sell asing merupakan kondisi ketika nilai saham yang dijual oleh investor asing lebih besar daripada nilai pembeliannya. Angka ini tidak selalu berarti seluruh saham menjadi tidak menarik, sebab transaksi investor asing dapat berbeda-beda pada setiap emiten. Saat indeks melemah, sejumlah saham justru masih memperoleh akumulasi pembelian dari investor luar negeri.

BBRI Menjadi Saham dengan Net Buy Asing Tertinggi

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dengan kode BBRI mencatat net buy asing terbesar pada perdagangan Rabu. Nilai pembelian bersih asing pada saham perbankan tersebut mencapai Rp 129,58 miliar, jauh di atas emiten lain dalam daftar transaksi beli bersih asing terbesar.

Di posisi berikutnya terdapat PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk atau ULTJ. Saham ULTJ mencatat net buy asing senilai Rp 25,92 miliar. PT Telkom Indonesia Tbk dengan kode TLKM menyusul di urutan ketiga dengan pembelian bersih asing sebesar Rp 22,26 miliar.

Masuknya BBRI, ULTJ, dan TLKM ke jajaran teratas memperlihatkan bahwa minat beli asing tetap muncul pada saham tertentu walaupun IHSG sedang tertekan. Investor dapat memanfaatkan data semacam ini sebagai salah satu bahan pengamatan, sambil tetap mempertimbangkan kondisi pasar yang lebih luas dan karakter masing-masing emiten.

Daftar 10 Saham dengan Net Buy Asing Terbesar

Berikut deretan saham yang mencatat pembelian bersih asing tertinggi pada Rabu, 7 Oktober 2026.

1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): Rp 129,58 miliar.

2. PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ): Rp 25,92 miliar.

3. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM): Rp 22,26 miliar.

4. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Rp 12,7 miliar.

5. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Rp 11,71 miliar.

6. PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX): Rp 8,09 miliar.

7. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC): Rp 7,02 miliar.

8. PT Indo Acidatama Tbk (SRSN): Rp 6,68 miliar.

9. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF): Rp 6,15 miliar.

10. PT Singaraja Putra Tbk (SINI): Rp 5,27 miliar.

Arus Dana Asing Perlu Dibaca Bersama Kondisi Pasar

Data net buy dan net sell sering menjadi perhatian karena dapat menunjukkan saham yang sedang menjadi sasaran akumulasi atau distribusi investor asing. Namun, pergerakan dana asing hanya merupakan salah satu unsur dalam membaca pasar. Harga saham tetap dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk aktivitas investor domestik, likuiditas perdagangan, sentimen terhadap sektor tertentu, serta kondisi pasar secara keseluruhan.

Pada perdagangan Rabu, penjualan bersih asing di seluruh pasar berlangsung bersamaan dengan pembelian pada sejumlah saham. Kondisi tersebut menegaskan bahwa koreksi indeks tidak selalu berarti tekanan jual terjadi secara seragam pada semua emiten. Ada saham yang mengalami tekanan, sementara saham lain justru mencatat minat beli bersih.

Bagi investor, daftar ini dapat digunakan untuk memantau arah transaksi pada saham-saham yang aktif diperdagangkan. Meski demikian, keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan tujuan keuangan, batas risiko, valuasi, kinerja perusahaan, dan strategi yang digunakan. Perubahan arus dana dalam satu hari perdagangan tidak dengan sendirinya menentukan arah harga saham pada sesi berikutnya.

IHSG pun akan kembali menjadi perhatian setelah penutupan di level 6.146,72. Pergerakan indeks pada perdagangan selanjutnya akan mencerminkan apakah tekanan jual dapat berlanjut atau minat beli kembali menguat setelah koreksi yang terjadi pada Rabu.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Intip Saham Net Buy Terbesar Asing?

Intip Saham Net Buy Terbesar Asing is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Intip Saham Net Buy Terbesar Asing matter?

Intip Saham Net Buy Terbesar Asing matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.