PusatKabar
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Nilai Akuisisi Loyal Metals oleh Bumi Resources (BUMI) Turun Jadi Rp 1 Triliun

Published September 12, 2026 · Updated September 12, 2026 · By Barbara Davis - pusatkabar.com

Foto : Barbara Davis - pusatkabar.com

Bumi Resources Koreksi Nilai Akuisisi Loyal Metals Menjadi Sekitar Rp1 Triliun

Pusatkabar.com – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memperbarui nilai transaksi pengambilalihan Loyal Metals Limited. Nilai akuisisi yang semula dicantumkan sebesar Rp3,21 triliun kini dikoreksi menjadi sekitar Rp1 triliun dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia.

Koreksi tersebut menjadikan nilai transaksi akuisisi Loyal Metals berada pada angka AUD79,07 juta. Konversi ke rupiah menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada 1 September 2026. Perubahan angka ini menjadi salah satu rincian penting bagi investor karena berkaitan langsung dengan kebutuhan pendanaan BUMI dan besaran investasi perusahaan pada aset mineral di Australia.

Sekretaris Perusahaan Bumi Resources, R. A. Sri Dharmayanti, menyampaikan bahwa nilai transaksi yang tepat berada di kisaran AUD79,06 juta atau kurang lebih Rp1 triliun.

“Sebagai klarifikasi, nilai transaksi akuisisi Loyal Metals adalah sebesar AUD 79,06 juta atau setara dengan Rp 1 triliun berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia,” tulis Sri dalam keterbukaan informasi, Kamis (10/9/2026).

Hasil Uji Tuntas dan Negosiasi Menentukan Nilai Transaksi

Nilai final akuisisi ditetapkan setelah proses uji tuntas yang mencakup aspek hukum, keuangan, perpajakan, serta teknis. Penasihat independen terlibat dalam tahapan tersebut. Selain hasil pemeriksaan atas kondisi dan aset Loyal Metals, angka transaksi juga terbentuk melalui proses negosiasi antara BUMI dan Loyal Metals.

Dalam transaksi korporasi, uji tuntas diperlukan untuk memastikan pembeli memahami status aset, potensi kewajiban, izin, serta kebutuhan pengembangan usaha yang akan diambil alih. Bagi BUMI, proses ini relevan karena Loyal Metals memiliki sejumlah anak perusahaan dengan aset tambang yang berada pada tahapan pengembangan berbeda.

Komposisi pendanaan akuisisi juga telah dijelaskan. BUMI akan memakai fasilitas pinjaman senilai US$54 juta, setara Rp958,28 miliar, dari Glencore Australia Holdings Pty Limited. Kekurangan dana sekitar Rp46,46 miliar akan dipenuhi dari kas internal perusahaan.

Struktur tersebut menunjukkan bahwa porsi pembiayaan terbesar berasal dari pinjaman, sementara penggunaan dana internal berada pada jumlah yang lebih kecil. Perhatian pasar selanjutnya akan tertuju pada pelaksanaan transaksi, perkembangan proyek-proyek yang diakuisisi, serta kontribusinya terhadap kegiatan usaha BUMI pada tahun-tahun mendatang.

Memperkuat Aset Mineral di Queensland

Akuisisi Loyal Metals dipandang berpotensi menciptakan keterhubungan geografis dan operasional dengan Wolfram Limited serta Jubilee Metals yang sama-sama berada di Queensland, Australia. Kedekatan lokasi aset dapat membuka ruang pemanfaatan bersama pada beberapa kebutuhan operasional.

Area sinergi yang disebutkan mencakup infrastruktur pengolahan, ketersediaan tenaga teknis, jasa kontraktor pertambangan, dan jaringan logistik. Efisiensi dari unsur-unsur tersebut akan bergantung pada pengembangan tiap proyek dan pelaksanaan operasional setelah akuisisi rampung.

Loyal Metals sendiri merupakan perusahaan induk yang menaungi empat anak usaha pemegang konsesi pertambangan. Salah satu asetnya, Highway Copper Gold Pty Ltd, telah memperoleh izin operasi produksi dan disebut siap memasuki fase produksi. Posisi ini membedakannya dari sejumlah aset lithium dalam portofolio Loyal Metals yang masih berada di tahap eksplorasi.

Tiga aset lithium tersebut terdiri atas Trieste Lithium Ltd, HWY4 Lithium Ltd, dan American Consolidated Lithium. Loyal Metals memiliki kepemilikan penuh pada Trieste Lithium Ltd dan HWY4 Lithium Ltd. Sementara itu, kepemilikannya di American Consolidated Lithium tercatat sebesar 49%.

Kontribusi Pendapatan Masih Bergantung pada Pengembangan Proyek

Meski perusahaan melihat peluang dari aset-aset tersebut, kontribusi pendapatan tidak serta-merta terjadi setelah akuisisi. Proyek Loyal Metals masih membutuhkan pengembangan infrastruktur. Karena itu, waktu masuknya pendapatan dari masing-masing aset akan berbeda sesuai kesiapan proyek.

Untuk Highway Reward Copper-Gold Mine, BUMI menargetkan kontribusi pendapatan mulai terlihat pada tahun kedua setelah akuisisi. Target ini memberi gambaran bahwa masa awal setelah transaksi akan digunakan untuk tahapan pengembangan dan persiapan operasional yang diperlukan sebelum aset tersebut memberikan hasil finansial.

Adapun jadwal kontribusi dari aset lithium belum dapat dipastikan. Penentuan waktunya menunggu penyelesaian kegiatan eksplorasi dan evaluasi. Tahapan ini penting untuk menilai potensi serta arah pengembangan lanjutan dari setiap aset lithium yang berada di bawah Loyal Metals.

“Untuk aset lithium, target waktu kontribusi pendapatan akan dapat ditentukan setelah kegiatan eksplorasi dan evaluasi selesai dilakukan,” jelasnya.

Bagian dari Perubahan Arah Portofolio BUMI

Pengambilalihan Loyal Metals sejalan dengan strategi BUMI untuk meningkatkan peran usaha di luar batu bara termal. Perseroan menargetkan kontribusi EBITDA dari bisnis non-batu bara termal dapat melampaui 50% pada 2031.

Bagi pembaca dan investor, target tersebut menunjukkan arah diversifikasi yang ingin ditempuh perusahaan dalam jangka panjang. Akuisisi aset tembaga-emas dan lithium menambah eksposur BUMI terhadap komoditas selain batu bara termal, meskipun besaran kontribusi riilnya tetap bergantung pada penyelesaian pengembangan, kesiapan produksi, dan hasil evaluasi aset.

Koreksi nilai transaksi menjadi sekitar Rp1 triliun sekaligus memperjelas skala investasi BUMI dalam langkah ekspansi ini. Dengan adanya pinjaman dari Glencore Australia Holdings Pty Limited dan dukungan kas internal, BUMI telah memaparkan sumber pembiayaan utama yang akan digunakan untuk merealisasikan akuisisi Loyal Metals.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Nilai Akuisisi Loyal Metals oleh Bumi?

Nilai Akuisisi Loyal Metals oleh Bumi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Nilai Akuisisi Loyal Metals oleh Bumi matter?

Nilai Akuisisi Loyal Metals oleh Bumi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.