PusatKabar
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Serikat Pekerja Berharap Menkeu Suahasil Jaga Industri dan Lapangan Kerja

Published September 19, 2026 · Updated September 19, 2026 · By Lisa Hernandez - pusatkabar.com

Foto : Lisa Hernandez - pusatkabar.com

Serikat Pekerja Minta Kebijakan Fiskal Lindungi Industri dan Pekerjaan

Pusatkabar.com – Peralihan jabatan Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara membawa harapan baru dari kalangan pekerja. Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman–Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP RTMM-SPSI) meminta agar arah fiskal pemerintah tetap memberi ruang bagi keberlangsungan industri sekaligus menjaga kepastian kerja.

Bagi serikat pekerja, keberhasilan kebijakan fiskal tidak hanya tercermin dari meningkatnya penerimaan negara. Dampak kebijakan terhadap kegiatan produksi, rantai pasok, serta kemampuan perusahaan mempertahankan tenaga kerja juga menjadi hal yang perlu diperhitungkan.

Keseimbangan Penerimaan dan Perlindungan Kerja

Ketua Umum PP FSP RTMM-SPSI Henry Wardana Tirtawiguna menekankan pentingnya keseimbangan antara kebutuhan pendapatan negara, ketahanan dunia usaha, dan perlindungan bagi pekerja. Ia berharap Suahasil dapat menjalankan kebijakan yang memberikan kepastian bagi sektor-sektor padat karya.

Kami berharap Pak Suahasil dapat memastikan kebijakan fiskal ke depan tidak hanya berorientasi pada penerimaan negara, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan industri dan kepastian kerja.

Pernyataan tersebut disampaikan Henry pada Sabtu, 19 September 2026. Ia memandang keputusan fiskal semestinya ditimbang dari pengaruhnya terhadap industri dan penyerapan tenaga kerja, bukan semata-mata dari target penerimaan yang ingin dicapai pemerintah.

FSP RTMM-SPSI menaruh perhatian pada industri rokok, tembakau, makanan, dan minuman. Sektor-sektor ini berkaitan dengan lapangan kerja dan jaringan pasok yang tersebar di banyak daerah. Perubahan pada pajak, cukai, maupun pungutan lain berpotensi memengaruhi perencanaan produksi perusahaan serta kelangsungan pekerjaan para pekerjanya.

Kepastian Menjadi Kebutuhan Industri

Stabilitas arah fiskal dinilai penting agar pelaku usaha dapat menyusun rencana bisnis secara lebih terukur. Kepastian aturan membantu perusahaan mempertimbangkan volume produksi, kebutuhan tenaga kerja, pengadaan bahan baku, dan langkah investasi yang diperlukan untuk menjalankan usaha.

Bila kebijakan berubah tanpa kepastian yang memadai, industri dapat menghadapi kesulitan dalam menyesuaikan perhitungan operasionalnya. Dalam situasi seperti itu, pekerja juga dapat merasakan dampaknya melalui perubahan kebutuhan tenaga kerja maupun keberlanjutan aktivitas produksi.

Karena itu, FSP RTMM-SPSI berharap kebijakan perpajakan dan cukai ke depan dirancang dengan memperhatikan kondisi nyata industri. Bagi serikat pekerja, perlindungan terhadap tenaga kerja dan penguatan pendapatan negara bukanlah dua tujuan yang harus saling berlawanan.

Industri yang bertumbuh secara berkelanjutan dapat mempertahankan pekerjaan, menjaga daya beli masyarakat, serta mendukung perputaran ekonomi. Aktivitas ekonomi yang sehat pada akhirnya juga dapat memperluas dasar penerimaan negara. Dengan kerangka tersebut, fiskal yang kuat dapat berjalan seiring dengan keberlangsungan dunia usaha.

Tantangan Awal bagi Menteri Keuangan Baru

Suahasil memasuki jabatan Menteri Keuangan dengan sejumlah agenda penting. Pengelolaan penerimaan pajak dan bea cukai, pengendalian defisit anggaran, serta pengelolaan utang pemerintah menjadi pekerjaan yang menanti. Pasar keuangan pun menaruh perhatian pada konsistensi pemerintah dalam menjaga disiplin fiskal.

Selain isu penerimaan dan belanja negara, restitusi pajak juga menjadi perhatian setelah pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan. Pemerintah memastikan proses restitusi tetap dilaksanakan secara selektif, terencana, dan terarah.

Bagi dunia industri, kepastian dalam kebijakan perpajakan dan cukai memiliki arti langsung bagi keputusan usaha. Perusahaan membutuhkan dasar yang jelas untuk menghitung biaya, mengatur produksi, dan mempertahankan kapasitas kerja. Dalam sektor yang melibatkan banyak pekerja dan pemasok, setiap perubahan kebijakan dapat memiliki pengaruh yang meluas.

Serikat pekerja berharap Suahasil menjaga ruang dialog dan pertimbangan yang seimbang dalam mengambil keputusan fiskal. Target APBN yang sehat tetap dipandang penting, namun keberlanjutan industri dan jaminan kerja dinilai patut menjadi bagian dari arah kebijakan tersebut.

Harapan itu mencerminkan kebutuhan akan kebijakan yang tidak hanya kuat di atas kertas, tetapi juga memahami dampaknya bagi kegiatan ekonomi sehari-hari. Ketika industri mampu bertahan dan berkembang, pekerja memiliki peluang untuk mempertahankan penghasilan, masyarakat dapat menjaga daya beli, dan negara memperoleh fondasi penerimaan yang lebih berkelanjutan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Serikat Pekerja Berharap Menkeu Suahasil Jaga?

Serikat Pekerja Berharap Menkeu Suahasil Jaga is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Serikat Pekerja Berharap Menkeu Suahasil Jaga matter?

Serikat Pekerja Berharap Menkeu Suahasil Jaga matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.