Rocky Gerung Masuk Wantimpres, Tekankan Peran Etis dan Sikap Kritis
Pusatkabar.com – Akademisi Rocky Gerung resmi menjadi salah satu dari 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jumat (2/10/2026). Kehadirannya di lingkungan pemerintahan menarik perhatian karena selama ini ia dikenal sering menyampaikan kritik dari luar kekuasaan.
Rocky menyatakan perpindahannya ke Wantimpres tidak serta-merta mengubah pandangan maupun sikap kritis yang selama ini ia pegang. Ia melihat tugas dewan tersebut bukan sebagai ruang untuk menangani urusan teknis sehari-hari, melainkan untuk memberi pertimbangan tentang dampak, nilai, dan arah besar kebijakan negara.
“Ya kan cuma pindah, saya cuma pindah dari luar ke dalam. Sikap saya tetap, pandangan saya tetap, radical break,” kata Rocky.
Wantimpres dibentuk kembali oleh Prabowo setelah lembaga tersebut kosong hampir dua tahun sejak berakhirnya masa pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo pada periode 2019–2024. Dengan pelantikan 26 anggota, dewan ini kembali ditempatkan sebagai salah satu unsur pemberi pertimbangan bagi Presiden.
Bukan Penilai Teknis Kebijakan
Rocky menggambarkan Wantimpres sebagai dewan yang bekerja di wilayah etis, bukan pelaksana maupun evaluator teknis program kementerian dan lembaga. Peran itu membedakannya dari penasihat Presiden yang dapat memberikan masukan lebih spesifik mengenai bidang tertentu, seperti pertahanan atau hubungan luar negeri.
“Ini dewan etis, lebih bukan teknis. Teknis ada penasihat khusus Pak Presiden tentang luar negeri, tentang pertahanan segala macam. Tapi ini dewan yang diisi oleh orang-orang dengan kapasitas,” ujarnya.
Dalam kerangka tersebut, anggota Wantimpres tidak ditugaskan untuk membenahi langsung sebuah kebijakan, apalagi mengambil alih fungsi kementerian. Dewan diharapkan dapat melihat konsekuensi yang mungkin muncul dari pilihan pemerintah dan menyampaikan pertimbangan kepada Presiden sebelum persoalan berkembang lebih jauh.
Fokusnya adalah memastikan arah kebijakan tetap sejalan dengan visi Presiden, termasuk janji yang disampaikan kepada publik dalam masa kampanye. Perhatian terhadap arah ini menjadi penting karena kebijakan tidak hanya diukur dari pelaksanaan administratif, tetapi juga dari kesesuaian tujuan, penerimaan masyarakat, dan dampaknya terhadap kehidupan publik.
“Kita mengawasi arah dari kebijakan supaya sesuai dengan janji presiden pada waktu kampanye, sesuai dengan tema yang diinginkan oleh presiden,” kata Rocky.
Sikap Kritis Tidak Sama dengan Sekadar Mengkritik
Rocky menekankan adanya perbedaan antara bersikap kritis dan hanya melontarkan kritik. Sikap kritis, dalam pandangannya, menuntut kemampuan menilai persoalan secara lebih mendalam: melihat dampak kebijakan, membaca kemungkinan eksesnya, serta mempertimbangkan apakah kebijakan tersebut masih berada dalam koridor nilai yang tepat.
Ia menilai Wantimpres memerlukan ruang untuk melakukan perenungan dan evaluasi, termasuk membayangkan kebutuhan Republik di masa mendatang. Hal itu membuat fungsi dewan tidak semata-mata berkaitan dengan pertanyaan praktis yang muncul setiap hari.
“Jadi dewan ini bukan untuk melayani pertanyaan-pertanyaan konkret harian. Diperlukan kontemplasi, diperlukan evaluasi, diperlukan bahkan kemampuan untuk berfantasi tentang masa depan republik,” kata Rocky usai pelantikan di Istana Kepresidenan, Jumat (2/10/2026).
Pernyataan itu menunjukkan penekanan pada peran Wantimpres sebagai pemberi perspektif jangka panjang. Ketika pemerintah menjalankan program dan kementerian menangani pelaksanaan, dewan dapat memberi perhatian pada gambaran yang lebih luas: apakah kebijakan dipahami publik, apakah tujuannya tersampaikan dengan baik, dan apakah dampaknya selaras dengan arah yang ingin dicapai Presiden.
Memperhatikan Jarak Persepsi Pemerintah dan Publik
Salah satu contoh yang disampaikan Rocky berkaitan dengan kemungkinan perbedaan cara pandang antara pemerintah dan masyarakat terhadap suatu kebijakan. Sebuah program dapat memiliki tujuan tertentu di mata pemerintah, tetapi diterima secara berbeda oleh warga apabila komunikasi dan penjelasannya belum menjangkau publik secara memadai.
Dalam kondisi seperti itu, Wantimpres dapat mengangkat persoalan tersebut sebagai bahan pertimbangan Presiden. Dewan tidak menggantikan pihak yang menjalankan komunikasi atau membenahi program, tetapi dapat menunjukkan adanya kesenjangan yang perlu diperhatikan oleh pengambil keputusan.
“Persepsinya tiba di publik sama enggak tuh? Kalau tidak sama berarti ada kekurangan komunikasi, diperbaiki. Kita membuat pertimbangan itu buat presiden, bukan kita yang memperbaiki,” ujarnya.
Peran tersebut menempatkan Wantimpres pada posisi yang berbeda dari institusi pelaksana. Anggotanya dapat memberi masukan mengenai arah, risiko, persepsi, dan pertimbangan etis, sementara tindak lanjut kebijakan tetap berada pada Presiden serta kementerian atau lembaga yang berwenang.
Bagi publik, keberadaan Wantimpres dapat dipahami sebagai salah satu kanal pertimbangan di sekitar Presiden. Lembaga ini tidak menjalankan fungsi kementerian dan tidak pula menangani persoalan teknis secara langsung. Tugasnya adalah memberi pandangan atas hal-hal yang dinilai penting bagi arah kebijakan nasional.
Masuknya Rocky ke dalam susunan Wantimpres juga menjadi sorotan karena rekam jejaknya sebagai figur yang kerap menyampaikan pandangan kritis terhadap pemerintah. Rocky menegaskan bahwa perubahan posisinya dari luar ke dalam pemerintahan tidak berarti ia meninggalkan cara pandang tersebut. Dengan pelantikan 26 anggota baru, Wantimpres kini kembali menjalankan fungsi pemberian pertimbangan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Merapat ke Istana Jadi Wantimpres Ini Kata?
Merapat ke Istana Jadi Wantimpres Ini Kata is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Merapat ke Istana Jadi Wantimpres Ini Kata matter?
Merapat ke Istana Jadi Wantimpres Ini Kata matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

