IHSG Anjlok ke 6.492 Pukul 09.30 WIB, Jumat (11/9), CPIN, CUAN, JPFA Top Losers LQ45
Indeks Harga Saham Gabungan kembali bergerak melemah pada perdagangan Jumat, 11 September 2026. Hingga pukul 09.30 WIB, IHSG berada di posisi 6.492,54 setelah
Indeks Harga Saham Gabungan kembali bergerak melemah pada perdagangan Jumat, 11 September 2026. Hingga pukul 09.30 WIB, IHSG berada di posisi 6.492,54 setelah
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tengah memacu pengembangan hilirisasi nikel melalui proyek-proyek terintegrasi yang diarahkan untuk memperkuat rantai pasok bahan
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan belum stabil pada perdagangan Jumat, 11 September 2026. Tekanan yang terjadi pada sesi sebelumnya
Industri baterai dalam negeri diproyeksikan memiliki peran yang semakin besar saat persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN kendaraan listrik
Bank Sentral Eropa diperkirakan mengambil langkah pengetatan baru pada Kamis, 10 September 2026, ketika tekanan inflasi di kawasan euro kembali menguat akibat
Indeks Harga Saham Gabungan kembali bergerak melemah pada perdagangan Jumat, 11 September 2026. Hingga pukul 09.30 WIB, IHSG berada di posisi 6.492,54 setelah
Pemerintah menyiapkan dana sekitar Rp 11 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara untuk mendukung pembukaan rekening bagi hingga 200 juta penduduk
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatat pertumbuhan pembiayaan berkelanjutan sepanjang paruh pertama 2026. Hingga akhir semester I-2026, nilai portofolio
Indeks Harga Saham Gabungan kembali bergerak melemah pada perdagangan Jumat, 11 September 2026. Hingga pukul 09.30 WIB, IHSG berada di posisi 6.492,54 setelah
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatat pertumbuhan pembiayaan berkelanjutan sepanjang paruh pertama 2026. Hingga akhir semester I-2026, nilai portofolio
Industri rokok nasional mencatat kenaikan produksi yang cukup besar sepanjang semester pertama 2026. Meski demikian, peningkatan jumlah batang yang diproduksi
Lonjakan harga minyak mentah hingga melampaui US$ 100 per barel membuka ruang perbaikan pendapatan bagi pelaku hulu minyak dan gas. Meski begitu, kenaikan
Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada Kamis, 10 September 2026, berakhir dengan tekanan besar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tengah memacu pengembangan hilirisasi nikel melalui proyek-proyek terintegrasi yang diarahkan untuk memperkuat rantai pasok bahan
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan belum stabil pada perdagangan Jumat, 11 September 2026. Tekanan yang terjadi pada sesi sebelumnya
Industri baterai dalam negeri diproyeksikan memiliki peran yang semakin besar saat persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN kendaraan listrik
Bank Sentral Eropa diperkirakan mengambil langkah pengetatan baru pada Kamis, 10 September 2026, ketika tekanan inflasi di kawasan euro kembali menguat akibat
Pemerintah menyiapkan dana sekitar Rp 11 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara untuk mendukung pembukaan rekening bagi hingga 200 juta penduduk