Skip to content
Fresh Desk
Agustus 3, 2026
Keuangan

New Policy: Industri Urun Dana Raih Kinerja Positif, Peluang Tumbuh Terbuka hingga Akhir 2026

Matthew Smith - pusatkabar.com 3 mins baca

Industri Urun Dana Raih Kinerja Positif di Bawah New Policy, Peluang Tumbuh Terbuka hingga Akhir 2026 New Policy - Dalam lingkungan investasi yang terus

New Policy: Industri Urun Dana Raih Kinerja Positif, Peluang Tumbuh Terbuka hingga Akhir 2026

Industri Urun Dana Raih Kinerja Positif di Bawah New Policy, Peluang Tumbuh Terbuka hingga Akhir 2026

New Policy – Dalam lingkungan investasi yang terus berubah, New Policy berperan sentral dalam memacu pertumbuhan industri securities crowdfunding (SCF) atau urun dana. Sebagai respons terhadap dinamika pasar yang kompleks, kebijakan baru ini menawarkan lingkungan yang lebih stabil dan transparan, memungkinkan industri urun dana mencatatkan pertumbuhan signifikan selama semester pertama tahun 2026. Banyak perusahaan dalam sektor ini melihat peluang untuk berkembang, seiring dengan kebijakan yang mendorong inovasi dan partisipasi investor yang lebih luas.

Strategi ICX: Memperkuat Pasar Sekunder dengan New Policy

PT ICX Bangun Indonesia (ICX) menjadi salah satu contoh nyata industri urun dana yang berhasil mengeksploitasi New Policy untuk meningkatkan kinerjanya. Hingga Juni 2026, perusahaan ini mencatatkan total dana terkumpul sebesar Rp233,17 miliar, menunjukkan peningkatan eksponensial dibandingkan periode sebelumnya. Direktur Operasional ICX, Gunawan Aldy, menjelaskan bahwa kebijakan baru ini memungkinkan perusahaan untuk fokus pada peningkatan kualitas pasar sekunder.

“New Policy memberikan ruang yang lebih luas untuk memperkuat struktur pasar dan meningkatkan kredibilitas produk,” kata Gunawan Aldy kepada Kontan, Jumat (26/6/2026). Ia menekankan bahwa program beli kembali saham dan penerbitan baru yang dijalankan ICX selama semester pertama 2026 terbukti berhasil menghasilkan kepercayaan pasar yang lebih tinggi.

Dalam konteks New Policy, ICX menekankan bahwa kebijakan ini memberikan peluang untuk menyaring proyek yang memiliki potensi pengembalian yang jelas. Dengan peningkatan kualitas pasar sekunder, perusahaan mengharapkan pertumbuhan yang lebih berkelanjutan di semester kedua 2026. Strategi ini mencerminkan adaptasi terhadap perubahan regulasi dan permintaan pasar yang lebih kritis.

Danamart: Pertumbuhan yang Selektif di Bawah New Policy

PT Dana Aguna Nusantara (Danamart) juga menikmati hasil yang memuaskan di bawah bingkai New Policy. Jumlah proyek yang berhasil dibiayai naik sekitar 3%, sementara nilai penawaran yang terwujud meningkat hingga 34% dalam enam bulan pertama tahun 2026. Kenaikan ini terjadi meski di tengah tantangan iklim investasi yang belum sepenuhnya membaik.

“New Policy memberikan kerangka yang lebih jelas untuk mendukung pendanaan proyek yang memiliki dampak sosial dan ekonomi,” ungkap Cindera Hegawan, Head of Marketing Communication Danamart. Ia menambahkan bahwa perusahaan memilih proyek dengan kualitas tinggi untuk memastikan keberlanjutan investasi.

Danamart menekankan bahwa New Policy mendorong transparansi dalam pengelolaan dana, sehingga meningkatkan minat investor. Dengan fokus pada proyek yang selaras dengan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) dan SDGs (Sustainable Development Goals), perusahaan berharap memperkuat posisinya dalam industri urun dana.

Perkembangan Sektoral: Kesehatan dan Energi Terbarukan

Salah satu sektor yang menarik perhatian investor di bawah New Policy adalah kesehatan dan wellness. ICX mencatat adanya peningkatan minat terhadap proyek penerapan teknologi medis serta layanan kesehatan, yang sejalan dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesejahteraan. Sementara itu, Danamart melihat potensi besar dalam bidang energi terbarukan, terutama proyek kendaraan listrik.

“New Policy memberikan dorongan ekstra untuk berinvestasi dalam proyek yang memiliki dampak lingkungan jangka panjang,” kata Cindera. Perusahaan mengklaim bahwa kebijakan tersebut membantu menyaring proyek yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan kepentingan sosial.

Dengan bantuan New Policy, industri urun dana semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan investasi yang berkelanjutan. Kedua perusahaan menyoroti bahwa kebijakan ini memungkinkan mereka mengarahkan dana ke sektor-sektor yang relevan dan memiliki prospek pertumbuhan yang baik, sekaligus mengurangi risiko investasi.

Momen Strategis di Semester Kedua 2026

Memasuki semester kedua tahun 2026, ICX dan Danamart mengantisipasi lebih banyak peluang yang bisa dimanfaatkan melalui New Policy. ICX menargetkan peningkatan jumlah penerbit berkualitas, sementara Danamart akan fokus pada proyek yang memenuhi standar ESG dan SDGs. Keduanya sepakat bahwa kebijakan baru ini akan menjadi fondasi penting untuk pertumbuhan industri SCF di tahun ini.

Dalam suasana ekonomi yang dinamis, New Policy membuka peluang bagi industri urun dana untuk terus berkembang. Peningkatan transparansi, pengelolaan dana, dan kejelasan regulasi menjadi faktor utama yang menarik perhatian investor, baik yang berpengalaman maupun pemula. Dengan kemampuan menjangkau pasar yang lebih luas, industri ini berpotensi menjadi salah satu solusi investasi yang relevan di masa depan.

“New Policy tidak hanya memberikan peluang, tapi juga mengubah cara kita berpikir tentang investasi. Kebijakan ini membuat proses urun dana lebih terukur dan berdampak nyata,” pungkas Gunawan Aldy. Komentar ini menggarisbawahi peran New Policy dalam mengubah paradigma industri urun dana, baik dari sisi strategi perusahaan maupun kepercayaan publik.

Ikut berdiskusi