Skip to content
Fresh Desk
Agustus 5, 2026
Keuangan

Special Plan: Pefindo Beri Rating idAAA bagi Rencana Penerbitan Obligasi &Sukuk Bussan Auto Finance

Joseph Gonzalez - pusatkabar.com 3 mins baca

gasi & Sukuk Bussan Auto Finance Special Plan - Jakarta – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idAAA terhadap rencana penerbitan

Special Plan: Pefindo Beri Rating idAAA bagi Rencana Penerbitan Obligasi &Sukuk Bussan Auto Finance

Pefindo Beri Rating idAAA untuk Obligasi & Sukuk Bussan Auto Finance

Special Plan – Jakarta – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idAAA terhadap rencana penerbitan obligasi dan sukuk PT Bussan Auto Finance (BAF). Ini menjadi penghargaan penting bagi perusahaan yang tengah mengembangkan strategi keuangan khusus dalam rangka memperkuat modal dan peningkatan likuiditas. Penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV dan Sukuk Mudharabah II yang diumumkan dalam publikasi Ikhtisar Peringkat pada Kamis (2/7/2026) menunjukkan tingkat kepercayaan lembaga pemeringkat terhadap kinerja finansial BAF.

Detail dan Struktur Penerbitan Obligasi & Sukuk

Menurut laporan resmi Pefindo, penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV menargetkan dana maksimal Rp4 triliun, sementara Sukuk Mudharabah II mencapai Rp1 triliun. Kedua instrumen keuangan ini akan digunakan untuk mendanai berbagai proyek strategis dalam rangkaian Special Plan yang dirancang BAF. Peringkat idAAA yang diberikan juga mencakup obligasi berkelanjutan sebelumnya, seperti Obligasi Berkelanjutan II dan III, yang masih aktif di pasar.

Special Plan ini menjadi bagian dari upaya BAF untuk memperkuat struktur modal dan menghadapi tantangan pasar yang dinamis. Pefindo menilai keberhasilan penerbitan obligasi dan sukuk akan membantu BAF mencapai tujuan penguatan modal, yang sebelumnya menjadi prioritas utama dalam perusahaan. Menurut Harian KONTAN edisi Senin (29/6/2026), BAF menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2026 dengan nominal pokok Rp366,84 miliar dalam dua seri.

Seri A berjumlah Rp363,59 miliar dengan jangka waktu 370 hari kalender, sedangkan Seri B sebesar Rp3,25 miliar berjangka 3 tahun. Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2026 ditawarkan dengan dana Rp100 miliar dan tenor 370 hari. Kombinasi instrumen ini sejalan dengan strategi BAF untuk meningkatkan fleksibilitas pendanaan, terutama dalam rangkaian Special Plan yang dirancang untuk memperkuat posisi perusahaan di sektor pembiayaan otomotif.

Faktor Pendukung dan Batasan dalam Peringkat idAAA

Peringkat idAAA BAF didukung oleh keberadaan Mitsui & Co., Ltd. sebagai pemegang saham utama yang memberikan dukungan kuat, serta dominasi posisi pasar dan struktur keuangan yang stabil. Pefindo menilai perusahaan memiliki kapasitas pengelolaan keuangan yang baik, sehingga mampu memenuhi kewajiban keuangan selama periode pencairan dana.

Tapi, peringkat ini dibatasi oleh kualitas aset yang dianggap di bawah rata-rata industri dan persaingan ketat di sektor pembiayaan. Jika dukungan Mitsui berkurang atau kualitas aset terus menurun secara signifikan, peringkat BAF bisa mengalami penurunan. Namun, dalam Special Plan yang sedang dijalankan, BAF telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi untuk menjaga kepercayaan investor dan memastikan stabilitas kinerja keuangan.

Dalam Special Plan, BAF juga mengantisipasi risiko pasar yang mungkin terjadi, terutama dalam situasi inflasi tinggi atau pertumbuhan ekonomi yang melambat. Dengan pencairan dana dari obligasi dan sukuk, perusahaan berharap bisa meningkatkan ketersediaan dana operasional dan mengembangkan produk baru yang menarik bagi pelanggan. Pefindo menyebut bahwa faktor-faktor tersebut akan menjadi penentu keberhasilan Special Plan dalam jangka panjang.

Analisis Pefindo menunjukkan bahwa Special Plan BAF terutama fokus pada penerapan pendekatan keuangan yang terukur dan transparan. Dengan dukungan dari Mitsui, perusahaan bisa menjaga kualitas aset secara lebih baik, meski masih ada ruang untuk perbaikan. Rencana penerbitan obligasi dan sukuk ini diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas perusahaan dan menarik investasi dari berbagai pihak.

Special Plan juga menjadi bagian dari upaya BAF untuk meningkatkan aksesibilitas pendanaan, terutama di tengah persaingan ketat antar perusahaan pembiayaan otomotif. Dengan peringkat idAAA yang diberikan, investor akan lebih percaya pada kemampuan BAF untuk memenuhi kewajiban keuangan, sehingga memperkuat daya tarik produk keuangan yang diterbitkan. Pefindo mengatakan bahwa keberhasilan Special Plan akan menjadi tolok ukur kinerja perusahaan dalam beberapa tahun ke depan.

Dengan peningkatan modal yang didapat dari Special Plan, BAF berharap bisa memperluas cakupan layanan ke berbagai segmen pasar, termasuk masyarakat menengah ke bawah. Selain itu, perusahaan juga ingin meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat jaringan distribusi. Pefindo menilai bahwa penerbitan obligasi dan sukuk ini tidak hanya mendukung kinerja keuangan, tetapi juga menjadi strategi jangka panjang dalam membangun daya saing perusahaan.

Ikut berdiskusi