Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Nasional

Beri Peringatan Keras kepada Koruptor – Prabowo: Sadar Diri, Hentikan Praktik Itu!

Matthew Moore - pusatkabar.com 2 mins baca

Beri Peringatan Keras kepada Koruptor, Prabowo: Sadar Diri, Hentikan Praktik Itu!

Beri Peringatan Keras kepada Koruptor – Prabowo: Sadar Diri, Hentikan Praktik Itu!

Beri Peringatan Keras kepada Koruptor, Prabowo: Sadar Diri, Hentikan Praktik Itu!

Beri Peringatan Keras kepada Koruptor – KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Dalam pidato pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Senayan, Jakarta Selatan, Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan tegas kepada pelaku korupsi agar segera berubah dan menghentikan tindakan yang merugikan keuangan negara.

Korupsi Menghambat Pertumbuhan Ekonomi

Prabowo menyoroti bahwa korupsi menjadi penyumbang utama kebocoran dana publik, sehingga mengurangi potensi pertumbuhan ekonomi yang seharusnya bisa dinikmati oleh rakyat. Menurutnya, tindakan pemangkasan kekayaan negara oleh sejumlah individu merugikan kepentingan bersama.

“Hai para koruptor, sadar diri! Hentikan praktik kau. Rakyat tidak bodoh! Hentikan! Kembalikan kekayaan ke negara,” teriak Prabowo dengan nada penuh emosi.

Pengamatan Prabowo tentang Kekayaan Indonesia

Sejak awal menjabat, Prabowo menyadari betapa melimpahnya sumber daya alam Indonesia. Namun, ia juga prihatin karena banyak potensi ekonomi hilang akibat kegiatan korupsi yang mengalir ke luar negeri.

“Saya merasa sedih dan terpukul di dada saat melihat kekayaan Indonesia terus dicuri serta dialirkan ke luar negeri,” ujarnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah berencana melakukan penyempurnaan terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Prabowo menjelaskan bahwa selama ini BUMN menjadi salah satu penyebab utama korupsi, sehingga diperlukan penertiban internal.

Langkah Penguatan Supervisi BUMN

Langkah pemerintah meliputi konsolidasi aset lebih dari 1.000 BUMN ke dalam Danantara senilai US$ 1 triliun. Setelah itu, pengawasan di dalam perusahaan-perusahaan pelat merah akan diperketat untuk meminimalkan penyalahgunaan dana.

Dengan mengurangi korupsi, Prabowo optimis pemerintah bisa memperoleh ruang fiskal yang lebih luas. Dana yang selama ini bocor dapat dialokasikan untuk meningkatkan kualitas layanan publik, seperti fasilitas pendidikan, serta gaji para pegawai negeri dan tenaga profesional.

Kepada para guru, dokter, perawat, dan anggota aparat penegak hukum, Prabowo mengingatkan bahwa gaji yang layak akan mengurangi risiko terjebak dalam praktik korupsi.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyebut bahwa pemerintah akan berupaya keras menjamin pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lain di Google News

Ikut berdiskusi