Skip to content
Fresh Desk
Juni 22, 2026
Keuangan

New Policy: BI Rate Naik, Krom Bank Pilih Perkuat Dana Murah Ketimbang Naikkan Bunga Deposito

Matthew Smith 3 mins baca

Krom Bank Terapkan New Policy, Fokus Tingkatkan Dana Murah New Policy - Beberapa waktu terakhir, Bank Indonesia (BI) melakukan kenaikan suku bunga acuan (BI

New Policy: BI Rate Naik, Krom Bank Pilih Perkuat Dana Murah Ketimbang Naikkan Bunga Deposito

Krom Bank Terapkan New Policy, Fokus Tingkatkan Dana Murah

New Policy – Beberapa waktu terakhir, Bank Indonesia (BI) melakukan kenaikan suku bunga acuan (BI Rate) sebagai bagian dari New Policy yang ditujukan untuk menstabilkan inflasi dan mengurangi tekanan inflasi. Dalam konteks ini, Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) memutuskan untuk fokus memperkuat dana murah daripada meningkatkan bunga deposito. Strategi ini dilakukan sebagai respons terhadap kenaikan BI Rate, yang berdampak signifikan pada biaya dana (cost of fund) dan mengubah dinamika perbankan di Indonesia.

Imbas BI Rate Naik dan Fokus pada Dana Murah

Kenaikan BI Rate memberi tekanan pada biaya dana bank, terutama untuk dana yang berasal dari tabungan dan giro. Namun, Anton Hermawan, Presiden Direktur Krom Bank, menunjukkan bahwa bank ini tidak mengalami pergeseran dana besar dari produk simpanan ke deposito. Hal ini menunjukkan bahwa New Policy tidak hanya memengaruhi segi kebijakan moneter, tetapi juga membentuk strategi bisnis perbankan dalam menghadapi persaingan pasar.

“Hingga akhir Mei 2026, CASA Krom Bank mencapai Rp 2,42 triliun, tumbuh 161% dibandingkan Mei 2025,” jelas Anton kepada Kontan, Jumat (19/6/2026).

Dengan tetap menjaga keseimbangan antara daya saing produk simpanan dan kelangsungan bisnis, Krom Bank memilih untuk memperkuat penghimpunan dana murah melalui penguatan ekosistem digital. Ini adalah bagian dari upaya menstabilkan margin bunga bersih (net interest margin/NIM) yang terus mengalami tekanan akibat kenaikan suku bunga acuan.

Strategi Masa Depan dalam Mendukung New Policy

Dalam upaya menjaga keuntungan dan daya saing, Krom Bank tidak hanya memperhatikan pertumbuhan dana murah, tetapi juga terus mengembangkan inovasi produk. Anton menegaskan bahwa New Policy menjadi pendorong utama untuk menciptakan solusi finansial yang lebih fleksibel dan menarik bagi nasabah. “Kami berupaya meningkatkan keaktifan dan keterikatan nasabah melalui inovasi layanan, fleksibilitas transaksi, serta kolaborasi dengan mitra strategis,” ujarnya.

“Saat ini, kami belum mengamati pergeseran dana nasabah yang signifikan dari jenis tabungan dan giro ke deposito,” tambahnya.

Strategi ini juga dilengkapi dengan pengembangan fitur digital yang memudahkan transaksi dan pengelolaan dana. Dengan memanfaatkan platform digital, Krom Bank berupaya menarik lebih banyak nasabah di tengah persaingan yang semakin ketat. Anton menilai tantangan utama berasal dari inovasi produk simpanan yang agresif oleh pesaing, terutama dalam penawaran suku bunga yang menarik.

Perusahaan juga memantau perkembangan industri secara berkala untuk memastikan kebijakan New Policy tetap relevan. Dengan memperkuat ekosistem digital, Krom Bank berharap bisa meningkatkan penetrasi pasar dan memperkuat posisi sebagai bank digital yang inovatif. Strategi ini menjadi bagian dari transformasi yang berkelanjutan dalam era kebijakan moneter ketat.

Krom Bank berkomitmen untuk terus memberikan layanan yang efisien dan mengakomodasi kebutuhan nasabah. Meski BI Rate naik, New Policy memberikan ruang bagi bank untuk beradaptasi dengan pola konsumsi yang berubah. Dengan fokus pada dana murah, Krom Bank menunjukkan bahwa kebijakan moneter tidak selalu harus mengarah pada peningkatan bunga deposito, tetapi bisa juga diarahkan pada peningkatan likuiditas dan penghimpunan dana secara berkelanjutan.

Ikut berdiskusi