Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Nasional

Latest Program: Regulasi Terlalu Banyak, Prabowo Ingin Terapkan Kartu Indentitas Nasional Tunggal

Matthew Moore - pusatkabar.com 3 mins baca

Latest Program: Prabowo Usulkan Kartu Identitas Nasional Tunggal untuk Sederhanakan Regulasi Latest Program - Dalam upaya mendorong reformasi birokrasi

Latest Program: Regulasi Terlalu Banyak, Prabowo Ingin Terapkan Kartu Indentitas Nasional Tunggal

Latest Program: Prabowo Usulkan Kartu Identitas Nasional Tunggal untuk Sederhanakan Regulasi

Latest Program – Dalam upaya mendorong reformasi birokrasi, Prabowo Subianto mengungkapkan visi untuk menerapkan Latest Program berupa Kartu Identitas Nasional Tunggal (KARTA) sebagai solusi menyederhanakan sistem pemerintahan yang kini terasa rumit. Program ini dianggap sebagai bagian penting dari transformasi digital yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan masyarakat dalam mengakses layanan publik. Dalam Sidang Kabinet di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026), Prabowo menyoroti kebutuhan untuk mengurangi jumlah aturan yang berlebihan dan memastikan pelayanan pemerintah lebih terpadu.

KARTA sebagai Pendorong Digitalisasi

“Kita yakin berada di jalur yang benar, tapi kita juga waspada. Kita koreksi diri, kita tahu bahwa efisiensi kita masih kurang. Regulasi kita terlalu banyak, peraturan kita terlalu banyak,” ujar Prabowo dalam Sidang Kabinet.

Menurut Prabowo, KARTA menjadi kunci untuk mengintegrasikan berbagai layanan pemerintah dalam satu sistem digital. Dengan kartu ini, warga tidak perlu mengajukan berbagai dokumen identitas yang berbeda untuk memperoleh layanan seperti kependudukan, kesehatan, atau pendidikan. KARTA akan menyatukan data pribadi, sehingga mengurangi kebingungan dan kemacetan administrasi. Selain itu, penerapan KARTA diharapkan mampu mempercepat proses keputusan pemerintah, karena data yang terpadu bisa diakses secara langsung oleh semua instansi terkait.

Langkah Strategis untuk Transparansi dan Akuntabilitas

Prabowo menekankan bahwa Latest Program ini bukan sekadar mengurangi jumlah dokumen, tetapi juga meningkatkan transparansi dalam pelayanan publik. Dengan sistem digital, masyarakat bisa memantau proses pengurusan dokumen secara real-time, serta memastikan tidak ada korupsi atau kesalahan dalam penerapan kebijakan. Ia menilai bahwa inisiatif ini sangat relevan dalam era digital yang kini makin cepat berkembang, terutama dengan adanya program GovTech yang menjadi fondasi perubahan.

Dalam visinya, Prabowo juga berharap KARTA bisa menjadi alat untuk membangun ekosistem pemerintahan yang lebih modern. Ia menyatakan bahwa program ini memerlukan kolaborasi antar lembaga, serta dukungan dari masyarakat untuk bisa berjalan lancar. Prabowo menegaskan bahwa KARTA bukan hanya kebijakan teknis, tetapi juga bagian dari komitmen untuk menjadikan pemerintahan lebih efektif dan berorientasi pada kebutuhan rakyat.

Perkembangan KARTA dalam Pemilu 2024

Sebagai bagian dari Latest Program, Prabowo menyebut bahwa KARTA akan menjadi prioritas dalam masa pemerintahan yang akan datang. Ia menyoroti bahwa kebijakan ini telah disusun secara matang, dengan rencana peluncuran bertahap agar tidak membebani sistem. Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyebutkan bahwa KARTA bisa menjadi alat untuk memperkuat data penduduk, terutama dalam konteks pemilu dan pemungutan suara.

Dari sisi teknis, penerapan KARTA memerlukan penggunaan teknologi informasi yang canggih. Ini termasuk pengembangan sistem pendataan yang terpusat, serta penggunaan blockchain untuk meningkatkan keamanan data. Prabowo menegaskan bahwa pemerintah harus siap menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan data dari berbagai lembaga, karena hal ini membutuhkan konsistensi dan komitmen yang tinggi. Meski demikian, ia percaya bahwa KARTA akan menjadi Latest Program yang mampu mendorong perubahan ke arah yang lebih baik.

Sistem Perlindungan Sosial yang Kuat

Di samping Latest Program tentang KARTA, Prabowo juga menyoroti keberhasilan Indonesia dalam membangun sistem perlindungan sosial yang solid. Ia menyebutkan bahwa pencapaian ini adalah bukti bahwa kebijakan pemerintah sebelumnya sudah mampu menciptakan fondasi kuat. Namun, menurut Prabowo, sistem ini masih perlu ditingkatkan agar masyarakat miskin dan rentan bisa mendapatkan perlindungan yang lebih merata.

“Salah satu prestasi kita adalah bahwa sekarang kita memiliki sistem perlindungan sosial yang menurut saya, merupakan salah satu yang terkuat di dunia,” pungkas Prabowo.

Penyesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

Prabowo menegaskan bahwa Latest Program ini harus berorientasi pada kebutuhan sehari-hari warga. Dengan menyederhanakan proses administrasi, pemerintah diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ia mengatakan bahwa KARTA akan menjadi alat yang efektif untuk mengakses berbagai layanan, termasuk dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kependudukan.

Menurut Prabowo, keberhasilan KARTA bergantung pada kesadaran masyarakat untuk menggunakan teknologi secara aktif. Ia juga berharap bahwa program ini bisa menjadi batu loncatan untuk transformasi digital yang lebih luas. Dengan mengurangi hambatan administratif, pemerintah bisa fokus pada peningkatan kualitas layanan, sehingga masyarakat merasa lebih dipermudah dalam urusan kehidupan sehari-hari.

Ikut berdiskusi