Skip to content
Fresh Desk
Agustus 3, 2026
Nasional

New Policy: Kemenpar Sebut Kebijakan BVK Penting Perkuat Daya Saing Pariwisata Indonesia

Sandra Brown - pusatkabar.com 2 mins baca

New Policy: Kemenpar Sebut Kebijakan BVK Penting Perkuat Daya Saing Pariwisata Indonesia New Policy - Kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK) yang baru

New Policy: Kemenpar Sebut Kebijakan BVK Penting Perkuat Daya Saing Pariwisata Indonesia

New Policy: Kemenpar Sebut Kebijakan BVK Penting Perkuat Daya Saing Pariwisata Indonesia

New Policy – Kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK) yang baru diperkenalkan oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dinilai menjadi strategi kunci dalam meningkatkan daya saing sektor pariwisata Indonesia di tingkat global. Dalam konteks persaingan yang semakin ketat, kebijakan ini tidak hanya memudahkan akses wisatawan mancanegara tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata yang menarik dan berkelanjutan. New Policy ini diharapkan mampu mengubah dinamika kunjungan wisatawan, baik dalam jumlah maupun kualitas.

Peluang Ekonomi dan Pekerjaan yang Terbuka

Kebijakan BVK yang diterapkan Kemenpar memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian nasional. Data yang dirilis menunjukkan bahwa kebijakan ini meningkatkan permintaan wisatawan mancanegara hingga 24% dan menciptakan sekitar 400.000 lapangan kerja dalam beberapa tahun terakhir. New Policy ini menjadi pendorong utama untuk mengakselerasi pertumbuhan industri pariwisata, yang dianggap sebagai salah satu sektor strategis dalam pembangunan ekonomi Indonesia.

Kemenpar menyatakan bahwa kemenpariwisataan harus memiliki kebijakan yang progresif dan inovatif. Dengan memperkenalkan New Policy, pemerintah ingin memastikan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi tujuan wisata yang nyaman, tetapi juga lebih kompetitif dibandingkan negara-negara tetangga. Berbagai studi kelayakan menegaskan bahwa kebijakan BVK lebih efektif dibandingkan variasi visa lainnya, dengan median peningkatan jumlah pengunjung mencapai 16,6% per tahun.

Analisis Data dan Perbandingan dengan Negara ASEAN

Dari perspektif data kunjungan, kebijakan BVK berdampak positif hingga 32,4% dalam beberapa tahun terakhir. Angka ini mencerminkan keterkaitan antara penyederhanaan prosedur masuk dan peningkatan minat wisatawan mancanegara. New Policy ini juga menjadi jawaban dari tantangan Indonesia dalam mempertahankan daya saing pariwisata di tengah persaingan ketat dengan negara-negara ASEAN seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Studi oleh Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) menunjukkan bahwa penyederhanaan prosedur visa dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara hingga 7,2%-27%. Sebaliknya, penambahan hambatan seperti travel authorization justru mengurangi jumlah pengunjung hingga 29,3%. Kemenpar menekankan bahwa New Policy ini harus didukung oleh sinergi antarlembaga untuk memastikan kebijakan tersebut efektif dan berkelanjutan.

“Kajian oleh World Travel and Tourism Council (WTTC) dan Oxford Economics menegaskan bahwa kebijakan BVK mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia secara signifikan,” tulis Kemenpar dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (25/6/2026).

Kemenpar juga mengingatkan bahwa kebijakan visa harus disesuaikan dengan kepentingan nasional. Dalam mer

Ikut berdiskusi