Skip to content
Fresh Desk
Agustus 3, 2026
Nasional

Meeting Results: Kemenhaj Bidik Potensi Ekonomi Haji dan Umrah, Potensi Rp 194 Triliun per Tahun

Matthew Moore - pusatkabar.com 3 mins baca

Meeting Results: Kemenhaj Targetkan Ekonomi Haji dan Umrah Rp 194 Triliun Tahunan Meeting Results - Dalam Meeting Results yang digelar oleh Kementerian Haji

Meeting Results: Kemenhaj Bidik Potensi Ekonomi Haji dan Umrah, Potensi Rp 194 Triliun per Tahun

Meeting Results: Kemenhaj Targetkan Ekonomi Haji dan Umrah Rp 194 Triliun Tahunan

Meeting Results – Dalam Meeting Results yang digelar oleh Kementerian Haji dan Umrah Indonesia, kementerian ini menegaskan komitmen untuk memperkuat ekosistem ekonomi haji dan umrah, dengan target potensi ekonomi sebesar Rp 194 triliun per tahun. Pertemuan tersebut menjadi ajang diskusi strategis untuk menggali peluang pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor yang memiliki dampak luas dalam perekonomian Indonesia.

Strategi Penguatan Ekosistem Ekonomi

Meeting Results menghasilkan beberapa rekomendasi strategis untuk meningkatkan partisipasi produk lokal dan usaha kecil dan menengah (UKM) dalam industri haji dan umrah. Fokus utama meliputi pengembangan sektor pangan, logistik, dan investasi, serta pemberdayaan UKM agar bisa menjadi pilar utama dalam memperluas nilai ekonomi. Para peserta menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mencapai tujuan tersebut.

Dalam Meeting Results, salah satu strategi yang didiskusikan adalah pemanfaatan komoditas pangan nasional. Produk seperti beras premium dan hasil perikanan dinilai memiliki potensi besar untuk masuk ke dalam rantai pasok konsumsi jamaah di Arab Saudi. Dukungan investasi dan kerja sama dengan mitra internasional diperlukan agar produk lokal ini dapat bersaing secara global.

Kolaborasi dan Inisiatif Strategis

“Potensi ekonomi haji dan umrah adalah peluang strategis yang harus dioptimalkan melalui Meeting Results. Melalui sistem kerja sama yang terintegrasi, kami ingin mendorong lebih banyak pelaku usaha Indonesia untuk menjadi bagian dari rantai nilai global haji dan umrah,” ujar Tri Hidayatno, Direktur Fasilitasi Kemitraan Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji, dalam sesi diskusi.

Menurut Tri, inisiatif seperti pengembangan Kampung Haji menjadi langkah penting untuk memperkuat jaringan ekonomi. Selain itu, Meeting Results juga menyoroti kebutuhan pengelolaan Dana Alokasi Murni (DAM) haji secara lebih efisien agar dapat dialokasikan untuk mendukung pertumbuhan sektor terkait. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan dan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal.

Strategi lain yang dibahas dalam Meeting Results mencakup penguatan standar keamanan pangan dan pengembangan infrastruktur logistik. Dengan memastikan ketersediaan produk berkualitas dan pengelolaan rantai pasok yang terpadu, Indonesia dapat memperoleh keuntungan ekonomi yang lebih besar dari aktivitas haji dan umrah. Para peserta juga sepakat menyiapkan roadmap jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan program ini.

Peran UKM dalam Meningkatkan Nilai Ekonomi

“UKM memiliki peran krusial dalam menggerakkan ekonomi haji dan umrah. Dengan mendukung UKM, kita bisa memastikan bahwa manfaat ekonomi tersebut tidak hanya dirasakan oleh sektor besar tetapi juga oleh masyarakat kecil dan menengah,” kata Yosi, perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, dalam Meeting Results.

Kementerian Haji dan Umrah menekankan pentingnya memperkuat peran UKM dalam memproduksi dan menyalurkan barang serta jasa yang dibutuhkan oleh jamaah. Upaya ini mencakup pelatihan, pengurangan birokrasi, serta akses ke pasar internasional. Dengan demikian, ekonomi haji dan umrah diharapkan mampu menjadi pendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

Hasil dari Meeting Results juga menyoroti pentingnya peran pemerintah daerah dalam menyediakan sumber daya lokal. Kolaborasi antara pusat dan daerah diperlukan untuk memastikan keberlanjutan program pengembangan ekonomi haji dan umrah. Pemangku kepentingan sepakat meningkatkan koordinasi lintas sektor dan mempercepat implementasi inisiatif strategis.

Langkah-langkah yang dihasilkan dari Meeting Results diharapkan mampu meningkatkan partisipasi pelaku usaha Indonesia dalam ekosistem haji dan umrah. Dengan memanfaatkan potensi ekonomi sebesar Rp 194 triliun per tahun, Indonesia bisa memperkuat posisinya sebagai salah satu negara penghasil dan penyedia layanan haji serta umrah terbesar di dunia.

Ikut berdiskusi