Skip to content
Fresh Desk
Juni 27, 2026
Nasional

Main Agenda: IHCBS 2026 Bahas Kolaborasi Potensi Manusia dan AI untuk Daya Saing Bisnis

Matthew Moore 3 mins baca

Main Agenda IHCBS 2026: Kolaborasi Manusia dan AI Meningkatkan Daya Saing Bisnis Main Agenda - Sebagai bagian dari Main Agenda acara Indonesia Human Capital &

Main Agenda: IHCBS 2026 Bahas Kolaborasi Potensi Manusia dan AI untuk Daya Saing Bisnis

Main Agenda IHCBS 2026: Kolaborasi Manusia dan AI Meningkatkan Daya Saing Bisnis

Main Agenda – Sebagai bagian dari Main Agenda acara Indonesia Human Capital & Beyond Summit (IHCBS) 2026, kolaborasi antara potensi manusia dan teknologi artificial intelligence (AI) menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan daya saing bisnis di era digital. Kehadiran AI tidak hanya mengubah cara kerja, tetapi juga menantang bisnis untuk menyesuaikan kekuatan SDM dengan kemajuan teknologi. Dalam konteks ini, Main Agenda membahas bagaimana integrasi antara manusia dan mesin dapat menciptakan inovasi yang berkelanjutan serta keunggulan kompetitif di tingkat nasional dan global.

Mengoptimalkan Kombinasi Kekuatan manusia dan AI

IHCBS 2026, yang berlangsung pada 15-16 September 2026, dirancang untuk menjadi platform strategis bagi para pemangku kepentingan di sektor SDM. Acara ini akan menyoroti bagaimana Main Agenda berfokus pada pelatihan, pengembangan keterampilan, dan adaptasi SDM terhadap AI. Kombinasi ini tidak hanya menjamin efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat kemampuan kreativitas manusia dalam memanfaatkan teknologi sebagai alat transformasi. Pemimpin bisnis diwajibkan menciptakan lingkungan kerja yang menghargai interaksi antara manusia dan AI sebagai bagian dari ekosistem pengambilan keputusan.

Kolaborasi Sebagai Faktor Penentu Kebijakan

Dalam rangkaian Main Agenda IHCBS 2026, pembicara akan menyampaikan wawasan tentang pentingnya kebijakan yang mendukung kolaborasi manusia dan AI. Transformasi digital saat ini memerlukan strategi yang berfokus pada pemanfaatan potensi SDM, baik melalui pelatihan teknis maupun keterampilan soft. Kehadiran AI di berbagai industri—dari manufaktur hingga layanan—membuktikan bahwa keberhasilan bisnis kini bergantung pada kemampuan mengintegrasikan manusia dengan sistem otomatis. Dengan Main Agenda yang ditekankan pada penguasaan teknologi, para profesional SDM akan memperoleh wawasan untuk mengembangkan model kerja yang berdaya saing tinggi.

“Transformasi bisnis di masa depan tidak dapat terlepas dari kolaborasi antara manusia dan AI,” tutur Managing Director Kontan, Cipta Wahyana, dalam persiapan acara. Pernyataan ini memperkuat bahwa Main Agenda tidak hanya berbicara tentang adopsi teknologi, tetapi juga tentang bagaimana manusia tetap menjadi pusat dari inovasi. Diskusi akan menyentuh konsep adaptasi SDM, pemanfaatan AI untuk meningkatkan produktivitas, serta tantangan dalam mengubah pola pikir organisasi.

Pengembangan Keterampilan Berbasis AI

Kompetensi SDM menjadi inti dari Main Agenda IHCBS 2026. Para pemateri akan menjelaskan bagaimana pemanfaatan AI membutuhkan SDM yang mampu beradaptasi cepat, berpikir kritis, dan berinisiatif. Dalam bidang manufaktur, misalnya, AI digunakan untuk otomatisasi, tetapi SDM tetap diperlukan untuk mengawasi, mengoptimalkan, dan menyelesaikan masalah yang tidak dapat diatasi oleh mesin. Di sektor keuangan, AI menjadi alat analisis data, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan manusia. Main Agenda akan menggali strategi agar manusia tidak hanya menjadi pengguna AI, tetapi juga pengendali dan penguasa teknologi.

Transformasi digital memerlukan mentalitas kerja yang berbeda, di mana SDM harus dikelola secara holistik. Main Agenda IHCBS 2026 akan membahas bagaimana perusahaan bisa membangun keunggulan melalui kolaborasi ini. Dengan memadukan kecerdasan manusia dan kecerdasan buatan, bisnis Indonesia diharapkan mampu bersaing di pasar global. Diskusi akan mengundang perusahaan-perusahaan yang telah sukses menerapkan pendekatan ini, serta mengidentifikasi tantangan utama dalam mengimplementasikannya.

Peluang dan Tantangan Kolaborasi

Kolaborasi antara manusia dan AI membawa peluang besar bagi pertumbuhan bisnis, tetapi juga memerlukan persiapan yang matang. Main Agenda IHCBS 2026 akan mengupas bagaimana bisnis harus menghadapi pergeseran peran SDM, mulai dari pekerjaan rutin hingga kreatif. Teknologi AI bisa menjadi alat untuk meningkatkan kapasitas SDM, tetapi keberhasilannya bergantung pada pelatihan dan kesadaran para pemangku kepentingan. Dalam sesi Top Executive Leaders Talkshow, para pemimpin korporasi akan berbagi pengalaman dalam mengintegrasikan AI ke dalam struktur organisasi, sekaligus menyampaikan strategi untuk memastikan manusia tetap menjadi penggerak utama inovasi.

Di tengah percepatan transformasi digital, Main Agenda IHCBS 2026 juga akan menyoroti pentingnya budaya organisasi yang inklusif. Selain itu, acara ini akan menjadi wadah bagi diskusi tentang peran pemerintah dalam menciptakan regulasi yang mendukung pengembangan SDM adaptif. Kehadiran AI di bisnis tidak hanya mengubah proses kerja, tetapi juga memunculkan kebutuhan untuk membangun SDM yang mampu berinteraksi dengan teknologi secara harmonis. Dengan Main Agenda yang memadukan aspek manusiawi dan teknologi, IHCBS 2026 diharapkan menjadi referensi bagi perusahaan dalam menyesuaikan diri dengan era baru.

Ikut berdiskusi