Internasional

Putin Ambil Alih Aset 4 Perusahaan Eropa di Rusia, Balas Dukungan Eropa ke Ukraina

874652968

Pusatkabar.com – Putin Ambil Alih Aset 4 Perusahaan Eropa di Rusia melalui dekret yang diterbitkan pada Kamis (15/10/2026). Kebijakan ini mencakup aset lokal sejumlah perusahaan dari Prancis, Jerman, Swedia, dan Belgia, serta dipandang Kremlin sebagai respons atas dukungan negara-negara Eropa kepada Ukraina.

Perusahaan yang terdampak meliputi produsen lantai asal Prancis Tarkett, perusahaan kemasan Jerman Menshen, perusahaan kemasan Swedia Sverige International Holdings, dan produsen produk kebersihan Belgia Ontex. Dekret itu juga memasukkan aset di Rusia yang sebelumnya terkait dengan bisnis kemasan logam Eviosys.

Putin ambil alih aset 4 perusahaan Eropa lewat pengelolaan sementara

Aset Eviosys di Rusia tercatat dalam dekret sebagai milik unit Sonoco di Belanda. Sonoco, perusahaan kemasan asal Amerika Serikat, mengakuisisi Eviosys pada Desember 2024. Dalam laporan tahun 2025, Sonoco menyatakan telah menyelesaikan proses keluar dari Rusia pada 2022, tetapi kembali memiliki aset di negara tersebut melalui akuisisi Eviosys.

Nilai aset Rusia itu disebut mewakili sekitar 0,5% dari total aset Sonoco. Sementara itu, pengelolaan sementara atas properti perusahaan-perusahaan Eropa yang terdampak diserahkan kepada sejumlah perusahaan Rusia yang sebelumnya relatif tidak dikenal.

Langkah Putin ambil alih aset 4 perusahaan Eropa terjadi ketika para pemimpin Uni Eropa berkumpul untuk menegaskan dukungan kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy. Pertemuan tersebut berlangsung di tengah kekhawatiran bahwa Amerika Serikat dapat mengurangi pembagian informasi intelijen dan dukungan persenjataan kepada Kyiv.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan kebijakan tersebut meneruskan langkah serupa yang diambil Rusia pada bulan sebelumnya terhadap Nestle, Auchan, dan Metro. Menurut Peskov, asal negara sebuah perusahaan menjadi salah satu pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

Negara asal mereka merupakan salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan tersebut.

Tanggapan perusahaan dan alasan Kremlin

Ontex menyatakan telah menerima pemberitahuan mengenai dekret tersebut. Perusahaan itu mempekerjakan sekitar 350 orang di Rusia dan menjalankan pabrik di luar Moskow. Ontex mengatakan akan mempertimbangkan langkah yang tepat untuk melindungi aset serta menjaga kelangsungan operasinya di Rusia.

Tarkett juga mengakui bahwa perusahaan telah kehilangan kendali efektif atas operasinya di Rusia. Produsen lantai tersebut mengatakan masih mengevaluasi situasi setelah dekret diterbitkan.

Kremlin menilai langkah pengambilalihan aset merupakan respons terhadap tindakan negara-negara asal perusahaan itu. Peskov menyebut negara-negara tersebut terlibat dalam pengambilalihan properti Rusia secara ilegal. Pemerintah Rusia juga menuduh sejumlah negara Uni Eropa terlibat dalam permusuhan langsung di medan perang, meski menegaskan kebijakan tersebut masih dapat dibatalkan.

Sebelum dekret dipublikasikan, Putin berbicara kepada para pengusaha Rusia dan mengakui bahwa pengambilalihan aset perusahaan Barat dapat menimbulkan sejumlah dampak negatif. Ia tidak menjelaskan secara rinci dampak tersebut, tetapi mendorong perusahaan Rusia yang memperoleh pengelolaan aset untuk mencari pembiayaan dari dalam negeri.

Ketegangan aset Rusia dan Eropa

Putin juga menyinggung krisis keuangan global 2008 yang menurutnya menunjukkan risiko ketergantungan berlebihan pada pasar global. Ia menyatakan investasi asing dapat digunakan negara lain untuk mengejar kepentingan mereka sendiri.

Di sisi lain, terdapat laporan bahwa Amerika Serikat dapat berupaya mengambil kendali atas sebagian aset Rusia yang dibekukan di Eropa sebagai bagian dari upaya mendorong negosiasi antara Rusia dan Ukraina. Rusia selama ini mengecam pembekuan aset negara Rusia oleh Uni Eropa senilai sekitar 210 miliar euro, atau setara US$238 miliar, yang dilakukan setelah perang di Ukraina.

Dengan demikian, keputusan Putin ambil alih aset 4 perusahaan Eropa menambah tekanan terhadap bisnis asing yang masih memiliki operasi di Rusia. Kebijakan ini juga memperlihatkan bagaimana konflik geopolitik dapat berdampak langsung pada kepemilikan aset, kelangsungan produksi, dan kepastian investasi lintas negara.

FAQ

Perusahaan apa saja yang asetnya diambil alih Rusia?

Perusahaan yang tercantum meliputi Tarkett dari Prancis, Menshen dari Jerman, Sverige International Holdings dari Swedia, Ontex dari Belgia, serta aset terkait Eviosys yang tercatat sebagai milik unit Sonoco di Belanda.

Apakah pengambilalihan aset ini bersifat permanen?

Kremlin menyebut pengelolaan aset dilakukan secara sementara dan kebijakan tersebut masih dapat dibatalkan. Namun, perusahaan yang terdampak menyatakan sedang mengevaluasi dampak keputusan itu terhadap operasi mereka.

Mengapa Rusia mengambil alih aset perusahaan Eropa?

Pemerintah Rusia menyatakan langkah tersebut berkaitan dengan dukungan negara-negara Eropa kepada Ukraina dan tindakan Barat terhadap aset Rusia di luar negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *