Meeting Results: Penyaluran Pendanaan KrediOne di Jawa Timur Tembus Rp 2 Triliun per Mei 2026
Meeting Results: KrediOne Juara Penyaluran Pendanaan di Jawa Timur Capai Rp 2 Triliun Mei 2026 Meeting Results - Kontan.CO.ID - JAKARTA.
Meeting Results: KrediOne Juara Penyaluran Pendanaan di Jawa Timur Capai Rp 2 Triliun Mei 2026
Meeting Results – Kontan.CO.ID – JAKARTA. Berdasarkan meeting results terbaru, KrediOne mencatatkan penyaluran pendanaan hingga mencapai lebih dari Rp 2 triliun di wilayah Jawa Timur hingga Mei 2026. Angka ini mencerminkan tingkat partisipasi masyarakat yang semakin tinggi dalam penggunaan layanan pendanaan digital, dengan Kota Malang menjadi salah satu kontributor utama yang menyumbang sebesar Rp 128 miliar.
Program Literasi Keuangan sebagai Strategi Utama
Meeting results menunjukkan bahwa KrediOne berkomitmen untuk mendorong literasi keuangan melalui program edukasi yang lebih luas. Di Kota Malang, perusahaan teknologi keuangan tersebut menggelar acara “Pindar Mengajar: Cerdas Mengelola, Bijak Bertransaksi” pada 24–25 Juni 2026, bekerja sama dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI). Acara ini diadakan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (UNISMA), dengan peserta ratusan mahasiswa serta anggota komunitas akademik.
“Meeting results menyatakan bahwa literasi keuangan tidak hanya memperkuat pemahaman masyarakat, tetapi juga mengubah pola perilaku transaksi dalam era digital. Generasi muda yang terlibat dalam program ini akan menjadi fondasi utama pembangunan ekonomi digital yang inklusif,”
ujar Defrian Afdi, Direktur IT & Operations KrediOne, dalam pernyataannya, Sabtu (27/6/2026). Ia menegaskan bahwa program tersebut dirancang untuk memastikan masyarakat lebih siap menghadapi risiko dan peluang dalam pendanaan online.
Meeting Results: Penguatan Literasi dalam Ekonomi Digital
Meeting results menunjukkan bahwa KrediOne tidak hanya berfokus pada penyaluran pendanaan, tetapi juga menginvestasikan sumber daya untuk memperluas wawasan masyarakat tentang ekonomi digital. Dalam rangkaian acara di Malang, perusahaan tersebut menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) terkait pengembangan kurikulum berbasis keuangan digital di UNISMA. Diskusi ini melibatkan regulator, akademisi, dan pelaku industri untuk merumuskan strategi pengajaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
“Melalui meeting results, KrediOne berupaya membangun kolaborasi dengan berbagai pihak. Literasi keuangan harus menjadi bagian dari pendidikan nasional agar ekonomi digital bisa berkembang secara berkelanjutan,”
tegas Defrian, yang menyoroti pentingnya integrasi antara pendidikan dan industri keuangan dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap platform pendanaan daring.
Meeting Results: Keterlibatan Media dalam Edukasi Keuangan
Berdasarkan meeting results, KrediOne juga mengadakan sesi diskusi bersama media di Kota Malang. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik tentang manfaat pendanaan digital yang sah serta cara menghindari risiko pinjaman online ilegal. Dalam sesi tersebut, perusahaan tersebut memberikan pemahaman tentang kebijakan pemerintah yang mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam sektor fintech.
“Meeting results menyebutkan bahwa media memainkan peran kritis dalam menyebarkan informasi keuangan. Melalui kolaborasi ini, KrediOne berharap masyarakat lebih memahami peran pendanaan digital dalam ekonomi inklusif,”
kata Defrian, menambahkan bahwa penguatan literasi keuangan harus dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan penggunaan teknologi keuangan tetap sehat dan beretika.
Analisis Penyaluran Pendanaan Digital di Jawa Timur
Meeting results dari KrediOne menunjukkan bahwa Jawa Timur tetap menjadi wilayah utama dalam pendanaan digital. Dalam lima bulan pertama tahun 2026, jumlah transaksi pendanaan yang dilakukan oleh masyarakat di daerah tersebut mencapai angka yang signifikan, mengalahkan wilayah lain seperti Jakarta dan Surabaya. Hal ini mencerminkan tingkat adopsi layanan fintech yang semakin pesat, terutama di kalangan usia produktif.
Dari data yang disampaikan, KrediOne mencatatkan peningkatan sebesar 35% dalam jumlah pendanaan yang diberikan kepada masyarakat Jawa Timur dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan bahwa meeting results berpengaruh dalam merancang strategi pemasaran dan edukasi yang lebih efektif.
Kolaborasi dengan Pihak Terkait untuk Meningkatkan Akses
Meeting results juga menegaskan pentingnya kerja sama dengan berbagai pihak dalam meningkatkan akses pendanaan digital. KrediOne bersinergi dengan lembaga pendidikan, pemerintah daerah, serta lembaga swadaya masyarakat untuk menciptakan ekosistem yang lebih inklusif. Dalam acara di Malang, perusahaan tersebut menyampaikan rencana pengembangan program pendidikan keuangan digital yang akan diterapkan di tingkat nasional.
“Meeting results menyatakan bahwa kolaborasi antara fintech, akademisi, dan pemerintah adalah kunci untuk mencapai pertumbuhan ekonomi digital yang seimbang. Kami berharap program ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain,”
ujar Defrian, menyoroti bahwa keberhasilan penyaluran pendanaan di Jawa Timur tidak terlepas dari partisipasi aktif seluruh pihak terkait.
