Key Strategy: Prabowo: Aspirasi Anak Desa Lewat TikTok pun Saya Tindak Lanjuti
Prabowo: Aspirasi Anak Desa Lewat TikTok akan Dijadikan Referensi Key Strategy - KONTAN.CO.ID - Jakarta.
Prabowo: Aspirasi Anak Desa Lewat TikTok akan Dijadikan Referensi
Key Strategy – KONTAN.CO.ID – Jakarta. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa aspirasi dari masyarakat pedesaan, khususnya generasi muda, melalui platform media sosial seperti TikTok menjadi bagian dari strategi pemerintahan yang ia jalankan. Ia menekankan bahwa teknologi digital berperan penting dalam memberikan akses cepat dan mudah bagi warga desa untuk menyampaikan masalah yang mereka hadapi, termasuk di pelosok negeri.
Komitmen Menerima Masukan Langsung dari Masyarakat
Dalam wawancara terbaru, Prabowo menjelaskan bahwa ia tidak hanya menerima masukan dari para akademisi, tetapi juga berkomitmen untuk menindaklanjuti usulan langsung dari masyarakat. “Jangankan usul dari profesor, usul dari anak di desa yang sampai langsung ke saya lewat TikTok atau apa, saya segera tindak lanjuti,” ujarnya. Menurut Prabowo, keberagaman sumber masukan ini membantu pemerintah dalam memahami kondisi riil di lapangan, terutama dari daerah yang sering dianggap terpencil.
Prabowo mencontohkan bahwa aspirasi dari desa-desa jauh, seperti di Nias, dapat segera diidentifikasi dan dianalisis melalui teknologi. “Kesulitan di satu desa di Kabupaten Nias dapat segera teridentifikasi dan ditangani oleh pemerintah dalam waktu singkat,” imbuhnya. Ia menambahkan bahwa kehadiran TikTok sebagai media komunikasi yang populer di kalangan anak muda memperluas ruang partisipasi politik dan sosial mereka.
Manfaat Teknologi dalam Merumuskan Kebijakan
Dalam Key Strategy, Prabowo menjelaskan bahwa teknologi digital menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, terutama untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan daerah. Ia menegaskan bahwa data dari media sosial, seperti TikTok, memberikan gambaran yang lebih akurat tentang masalah sosial, ekonomi, dan budaya yang terjadi di lapisan masyarakat terbawah. “Keberadaan platform seperti TikTok memungkinkan kita untuk merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Presiden juga mengakui bahwa selama serangkaian acara sarasehan kebangsaan, ia telah mendapat masukan dari para profesor. Namun, ia menekankan bahwa aspirasi langsung dari warga desa lebih berharga karena lebih menggambarkan realitas sehari-hari. “Masukan dari desa-desa jauh lebih bisa diandalkan sebagai dasar Key Strategy,” tambahnya. Dengan memperhatikan aspirasi dari berbagai lapisan, Prabowo berharap bisa menciptakan kebijakan yang lebih inklusif.
Sebagai bagian dari Key Strategy, Prabowo juga memperkenalkan inisiatif untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat desa dalam proses pengambilan keputusan. Ia menjelaskan bahwa pemerintah akan memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan informasi dan memfasilitasi dialog dua arah. “Saya ingin memastikan bahwa suara anak desa tidak terabaikan dalam rangkaian Key Strategy pemerintahan,” katanya. Ini mencerminkan komitmen Prabowo untuk menyelaraskan kebijakan dengan kebutuhan masyarakat.
Konten TikTok yang beragam, dari video pendek hingga cerita luar biasa, memberikan wawasan mendalam tentang kehidupan warga desa. Prabowo menyoroti bahwa media sosial ini menjadi alat efektif untuk mempercepat respons pemerintah terhadap isu-isu yang muncul, termasuk di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Dengan memanfaatkan Key Strategy ini, ia berharap bisa mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pembangunan nasional.
Di sisi lain, Prabowo tidak lupa mengingatkan bahwa kemajuan teknologi juga menimbulkan tantangan baru. Ia menyoroti potensi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam mempercepat pengambilan keputusan, tetapi juga berisiko mengabaikan suara masyarakat. “Teknologi bisa membuat itu. Tapi kita tahu juga teknologi belum tentu selalu positif bagi manusia,” tambahnya. Oleh karena itu, Key Strategy Prabowo tidak hanya fokus pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada pengawasan terhadap dampaknya terhadap masyarakat.
