Skip to content
Fresh Desk
Juli 13, 2026
Nasional

Latest Program: Ada Kopdes, Prabowo Klaim Perputaran Ekonomi Desa Bakal Mencapai Rp 233 Triliun

John Johnson 2 mins baca

Program KDKMP: Membangkitkan Ekonomi Desa dan Membalikkan Aliran Kekayaan Latest Program - JAKARTA – KONTAN.CO.ID.

Latest Program: Ada Kopdes, Prabowo Klaim Perputaran Ekonomi Desa Bakal Mencapai Rp 233 Triliun

Program KDKMP: Membangkitkan Ekonomi Desa dan Membalikkan Aliran Kekayaan

Latest Program – JAKARTA – KONTAN.CO.ID. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa. Ia menyoroti bahwa jika program ini dijalankan secara luas, aliran dana di daerah akan mengalami peningkatan signifikan.

Perputaran Uang Desa Capai Rp 233 Triliun per Tahun

Dalam pidatonya di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026), Prabowo menyatakan bahwa perputaran uang di desa bisa mencapai Rp 233 triliun setiap tahun. Angka ini menurutnya menggambarkan dampak positif dari kebijakan yang diusung.

“Ada Rp 233 triliun tiap tahun akan beredar di desa-desa nanti,” ujar Prabowo saat pidato.

Menurut Presiden, peningkatan likuiditas di desa tidak hanya menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga akan berdampak pada produktivitas para pekerja di sektor pertanian, peternakan, dan kelautan. Ia berharap ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

Membalikkan Aliran Kekayaan Nasional

Prabowo menambahkan bahwa KDKMP dirancang untuk mengubah arah distribusi kekayaan nasional. Dulu, banyak kekayaan terpusat di kota besar atau bahkan mengalir ke luar negeri. Kini, ia ingin mengembalikan kekayaan tersebut ke masyarakat.

“Kita akan balikkan. Kalau selama ini kekayaan Indonesia disedot, ekonomi kita akan kembalikan, akan turun ke rakyat,” jelas Prabowo.

Ia mengkritik inefisiensi ekonomi masa lalu yang dipengaruhi oleh paham neoliberal. Menurutnya, kekayaan daerah terus tersedot ke pusat karena sistem yang tidak seimbang. KDKMP diharapkan bisa memperkuat perekonomian daerah secara mandiri.

Sistem Distribusi Subsidi Dikelola Langsung oleh Desa

Untuk mewujudkan target tersebut, Prabowo menyatakan bahwa KDKMP akan menjadi agregator tunggal dalam penyediaan kebutuhan logistik warga desa. Koperasi ini akan bertugas mulai dari menjual bahan pokok hingga menyalurkan barang subsidi.

“Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui KDKMP. Barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan supaya yang berhak menerima,” tegas Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa pihak ketiga atau spekulan tidak boleh mengambil alih distribusi barang yang ditujukan untuk masyarakat miskin. Sistem ini akan mengoptimalkan penggunaan subsidi pupuk, tabung gas, dan kebutuhan pokok lainnya secara efisien.

Prabowo juga menyebutkan bahwa program ini menargetkan peningkatan pendapatan produsen di tingkat hilir. Dalam waktu dekat, diperkirakan pendapatan petani, peternak, dan nelayan akan meningkat sebesar Rp 202 triliun.

Program KDKMP, menurutnya, akan memastikan bahwa hasil bumi dari kegiatan perdesaan tetap berada di wilayah setempat. Ini diharapkan menjadi penggerak utama perekonomian regional.

Ikut berdiskusi