Skip to content
Fresh Desk
Juni 24, 2026
Nasional

Special Plan: Terus Merugi, Prabowo Tutup 240 BUMN

Matthew Smith 4 mins baca

240 BUMN Tutup, Prabowo: Bisnis Terus Merugi dalam Rangka Special Plan Special Plan - KONTAN.CO.ID - JAKARTA.

Special Plan: Terus Merugi, Prabowo Tutup 240 BUMN

240 BUMN Tutup, Prabowo: Bisnis Terus Merugi dalam Rangka Special Plan

Special Plan – KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pemerintah telah menutup sekitar 240 badan usaha milik negara (BUMN) yang terus mengalami kerugian hingga saat ini. Ia menekankan bahwa langkah ini adalah bagian dari rencana strategis yang lebih luas, yaitu Special Plan, yang bertujuan memangkas anggaran negara dan mengoptimalkan pengelolaan sumber daya secara lebih efisien. Prabowo menyatakan bahwa penutupan BUMN ini juga bertujuan untuk mencegah kebocoran dana yang terjadi akibat kelalaian manajemen.

Pelaksanaan Special Plan dalam Penataan BUMN

“Sekarang kita telah menutup hampir 240 entitas yang ditutup. Tidak ada yang menguntungkan, kehilangan terus,” ujar Prabowo dalam Kegiatan Munas NU yang diikuti melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (23/6/2026).

Prabowo menambahkan bahwa Special Plan tidak hanya berfokus pada jumlah BUMN yang ditutup, tetapi juga pada peningkatan kinerja sektor publik secara keseluruhan. Menurutnya, pemerintah harus terus menerus melakukan reformasi agar tidak terjebak dalam perputaran keuntungan yang tidak sehat. Ia menyoroti bahwa banyak perusahaan BUMN tidak efisien dan berkontribusi pada defisit anggaran, sehingga perlu diambil langkah tegas.

Dalam wawancara terpisah, Prabowo mengungkapkan bahwa rencana penutupan BUMN ini adalah bagian dari kebijakan jangka panjang yang akan diterapkan. Ia menyatakan bahwa Special Plan memerlukan konsistensi dan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil memiliki dampak jangka panjang yang positif. Prabowo juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses penutupan tersebut, agar masyarakat dapat memahami alasan setiap perusahaan BUMN ditutup.

Analisis Jumlah dan Kinerja BUMN

“Saya dulu memperkirakan jumlah perusahaan BUMN hanya sekitar 300. Saat menjabat presiden, saya baru menyadari jumlahnya mencapai lebih dari seribu,” katanya.

Prabowo menjelaskan bahwa jumlah BUMN yang lebih besar dari perkiraannya awal memperlihatkan kebutuhan untuk melakukan penyesuaian secara bertahap. Ia menambahkan bahwa Special Plan melibatkan evaluasi kinerja BUMN berdasarkan kriteria seperti efisiensi, keuntungan, dan kualitas manajemen. Dalam proses ini, sekitar 800 entitas BUMN akan ditutup, dengan minimum 700 perusahaan yang menjadi target utama.

Menurut data yang diungkapkan pemerintah, rata-rata BUMN yang ditutup dalam rangka Special Plan mengalami kerugian yang signifikan. Beberapa perusahaan kehilangan penghasilan akibat persaingan ketat dari sektor swasta atau kurangnya inovasi dalam operasional. Prabowo menegaskan bahwa kebijakan ini harus tetap berjalan meskipun ada penolakan dari sebagian pihak, karena pentingnya menyelaraskan kebijakan dengan tujuan nasional.

Dampak Finansial dan Penyesuaian Anggaran

“Kita nanti akan menutup sekitar 800 entitas BUMN. Setidaknya 700 perusahaan,” ujarnya.

Penutupan BUMN dalam Special Plan diharapkan menghasilkan penghematan anggaran yang besar, bahkan mencapai triliunan rupiah. Prabowo menjelaskan bahwa penghematan ini berasal dari pengurangan biaya operasional, termasuk pembayaran gaji direksi, komisaris, serta biaya lainnya yang tidak produktif. Ia juga mengungkapkan bahwa langkah ini akan membantu pemerintah menyeimbangkan pendapatan dan pengeluaran, sehingga mengurangi beban defisit anggaran.

Analisis pemerintah menunjukkan bahwa selain penghematan biaya, penutupan BUMN juga meningkatkan efisiensi penggunaan dana negara. Dengan Special Plan, pemerintah memfokuskan dana kepada BUMN yang lebih berkualitas, seperti yang sudah terbukti mampu berkontribusi pada perekonomian. Prabowo menegaskan bahwa penutupan BUMN ini adalah bagian dari upaya mengubah paradigma bisnis dalam negeri, agar tidak hanya mengandalkan profit yang tidak sehat.

Korupsi dan Peran BUMN dalam Sistem Ekonomi

“Dan itu cara para direksi menyembunyikan tindakan korupsi di dalam pengelolaan,” ucapnya.

Prabowo juga menyoroti peran BUMN dalam menyebarluaskan korupsi. Menurutnya, banyak perusahaan BUMN yang mengalami kerugian karena kebijakan korupsi yang tidak terbendung. Ia menilai bahwa Special Plan memungkinkan pemerintah menegakkan tata kelola yang lebih baik, karena BUMN yang ditutup dianggap sebagai entitas yang tidak mampu memenuhi standar akuntabilitas. Prabowo menekankan bahwa transparansi dan pemeriksaan kinerja harus tetap dilakukan, meskipun beberapa perusahaan BUMN telah beroperasi selama bertahun-tahun.

Dalam menyusun strategi Special Plan, pemerintah juga mempertimbangkan dampak sosial dari penutupan BUMN. Prabowo menuturkan bahwa kebijakan ini tidak hanya menguntungkan pemerintah, tetapi juga mendorong pertumbuhan bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa langkah-langkah penutupan BUMN ini akan menjadi katalisator bagi perbaikan sistem ekonomi Indonesia, terutama dalam meningkatkan kompetitivitas sektor publik.

Proses dan Pemantauan dalam Special Plan

Sebagai bagian dari Special Plan, pemerintah telah membangun mekanisme pengawasan yang ketat terhadap seluruh BUMN. Prabowo menyebutkan bahwa setiap perusahaan yang ditutup harus melalui proses evaluasi yang transparan, termasuk pelaporan kerugian dan kinerja perusahaan. Ia menegaskan bahwa pengambilan keputusan harus didasarkan pada data yang jelas dan objektif, agar tidak ada kebijakan yang diambil secara asal.

Menurut Prabowo, Special Plan juga membutuhkan kerja sama yang baik antara pemerintah dan lembaga-lembaga pemeriksa. Ia menyebutkan bahwa dengan penutupan BUMN yang terus merugi, pemerintah dapat meminimalkan risiko dana yang terbuang dan mengalihkan fokus ke bisnis yang lebih menguntungkan. Proses ini diharapkan menciptakan lingkungan bisnis yang lebih sehat, karena BUMN yang tinggal akan lebih fokus pada inovasi dan efisiensi.

Kebijakan penutupan BUMN dalam Special Plan juga dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Prabowo menegaskan bahwa setiap perusahaan BUMN yang tertinggal harus memiliki kemampuan untuk beroperasi secara mandiri dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian. Ia menuturkan bahwa Special Plan akan menjadi dasar bagi reformasi yang lebih luas, termasuk dalam pengelolaan keuangan negara dan peningkatan kinerja sektor publik.

Ikut berdiskusi