Internasional

Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad, Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun

740532539

Siti Hasmah Mohamad Ali Tutup Usia pada 100 Tahun

Pusatkabar.com – Kuala Lumpur berduka atas wafatnya Siti Hasmah Mohamad Ali, dokter sekaligus istri mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. Siti Hasmah meninggal pada Senin, 28 September 2026, pada usia 100 tahun.

Kepergiannya menandai berakhirnya perjalanan hidup seorang tokoh yang dikenal luas tidak hanya karena pendampingannya terhadap Mahathir selama puluhan tahun, melainkan juga atas kiprahnya sendiri dalam pelayanan kesehatan masyarakat Malaysia. Selama hidupnya, ia menaruh perhatian besar pada kesehatan ibu, keluarga, dan program keluarga berencana.

Kantor Mahathir menyampaikan bahwa pemakaman Siti Hasmah dijadwalkan berlangsung pada Senin malam di pemakaman Muslim di Putrajaya, kawasan yang menjadi pusat administrasi pemerintahan Malaysia. Perdana Menteri Anwar Ibrahim juga menyampaikan belasungkawa dan menyatakan bahwa almarhumah akan dimakamkan dengan penghormatan kenegaraan penuh.

“Bangsa ini akan terus mengenang sosok keibuannya serta menghargai kontribusi dan pengabdiannya,” kata Anwar dalam pernyataan.

Jejak sebagai dokter dan pegiat kesehatan

Siti Hasmah merupakan salah satu figur perempuan yang memiliki tempat tersendiri dalam kehidupan publik Malaysia. Jauh sebelum dikenal sebagai pasangan pemimpin politik berpengaruh, ia telah membangun karier di dunia kedokteran. Ia tercatat sebagai perempuan pertama yang diangkat menjadi petugas medis di negara bagian Kedah.

Pencapaian tersebut memiliki arti penting pada zamannya. Kesempatan bagi perempuan Melayu untuk mengejar pendidikan tinggi masih terbatas, sehingga perjalanan Siti Hasmah dipandang sebagai contoh ketekunan dan keberanian untuk menempuh jalur profesional. Pengalamannya sebagai dokter turut membentuk perhatian jangka panjangnya terhadap persoalan kesehatan keluarga dan kesejahteraan masyarakat.

Perannya dalam isu kesehatan ibu menjadi salah satu bagian yang paling diingat dari kiprahnya. Fokus pada bidang ini menempatkan Siti Hasmah sebagai sosok yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari banyak keluarga. Ia tidak semata hadir dalam panggung seremonial kenegaraan, tetapi juga dikenal melalui latar belakang pengabdiannya di bidang medis.

Perjalanan bersama Mahathir selama tujuh dekade

Kisah Siti Hasmah dan Mahathir berawal ketika keduanya sama-sama belajar kedokteran di Singapura pada akhir dekade 1940-an. Dari pertemuan itu tumbuh hubungan yang kemudian berlangsung sepanjang sekitar 70 tahun pernikahan mereka.

Pasangan ini memiliki tujuh anak. Di antara mereka adalah Mokhzani Mahathir yang dikenal sebagai pengusaha, Marina Mahathir yang aktif dalam kegiatan sosial, serta Mukhriz Mahathir yang berkiprah di dunia politik. Keluarga tersebut kerap menjadi perhatian publik Malaysia, terutama selama Mahathir menjalani dua masa jabatan sebagai perdana menteri.

Di mata masyarakat, karakter Siti Hasmah sering dilihat sebagai pelengkap bagi gaya Mahathir yang tegas, tajam, dan lugas dalam berbicara. Ia dikenal memiliki pembawaan sederhana serta selera humor yang kuat. Citra tersebut membuatnya menjadi sosok yang mudah dikenali publik, termasuk ketika mendampingi suaminya dalam berbagai periode penting politik Malaysia.

Mahathir, yang kini berusia 101 tahun, pernah menyampaikan penghargaan besar terhadap istrinya. Ia menilai keberhasilan Siti Hasmah meraih pendidikan tinggi pada masa ketika langkah itu belum lazim bagi perempuan Melayu menunjukkan keteguhan pribadinya.

“Itu, menurut saya, mencerminkan kekuatan karakternya,” ujar Mahathir kepada CNN pada 2018.

Mendampingi masa perubahan Malaysia

Sepanjang kehidupan bersama Siti Hasmah, Mahathir menjadi salah satu tokoh paling menentukan dalam sejarah politik modern Malaysia. Ia pertama kali menjabat sebagai perdana menteri dari 1981 hingga 2003. Dalam rentang tersebut, Malaysia mengalami pertumbuhan industri yang cepat serta perubahan besar pada struktur ekonominya.

Mahathir kemudian kembali ke jabatan perdana menteri pada 2018 setelah sebelumnya pensiun dari politik pemerintahan. Kembalinya ia ke tampuk kekuasaan menjadikannya perdana menteri tertua di dunia saat itu. Ia memimpin koalisi yang memenangkan pemilihan dan mengakhiri pemerintahan Najib Razak di tengah skandal keuangan 1MDB.

Masa jabatan keduanya berlangsung singkat, kurang dari dua tahun. Pemerintahan tersebut berakhir pada 2020 ketika koalisi yang dipimpinnya pecah akibat perselisihan politik internal. Dalam seluruh lintasan panjang itu, Siti Hasmah hadir sebagai pasangan hidup yang disebut Mahathir sebagai salah satu penopang keberhasilannya.

Wafatnya Siti Hasmah membawa perhatian kembali pada kontribusi perempuan yang mengabdikan diri dalam profesi, keluarga, dan kehidupan publik. Warisannya tidak hanya terkait statusnya sebagai istri seorang mantan perdana menteri, tetapi juga sebagai dokter, perintis di Kedah, serta tokoh yang menaruh perhatian pada kesehatan ibu dan keluarga.

Dengan penghormatan kenegaraan yang disiapkan untuk pemakamannya, Malaysia mengenang Siti Hasmah sebagai pribadi yang melewati satu abad kehidupan dan menyaksikan berbagai perubahan besar negaranya. Ia meninggalkan jejak pengabdian yang berjalan berdampingan dengan perjalanan politik Mahathir, namun tetap berdiri melalui identitas dan pencapaiannya sendiri.

Frequently Asked Questions

What is Siti Hasmah Istri Mahathir Mohamad Meninggal?

Siti Hasmah Istri Mahathir Mohamad Meninggal is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Siti Hasmah Istri Mahathir Mohamad Meninggal matter?

Siti Hasmah Istri Mahathir Mohamad Meninggal matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *