Skip to content
Fresh Desk
Juni 22, 2026
Keuangan

Latest Program: CIMB Niaga Pastikan Belum Ada Penyesuaian Target Meski BI Rate Naik

Elizabeth Moore 2 mins baca

CIMB Niaga Tetap Fokus pada Target Bisnis Meski BI Rate Naik Latest Program KONTAN.CO.ID – JAKARTA.

Latest Program: CIMB Niaga Pastikan Belum Ada Penyesuaian Target Meski BI Rate Naik

CIMB Niaga Tetap Fokus pada Target Bisnis Meski BI Rate Naik

Latest Program

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Dalam kondisi Bank Indonesia (BI) yang kembali menaikkan suku bunga acuan hingga 5,75%, CIMB Niaga Tbk menegaskan bahwa program terbaru mereka tidak akan mengalami penyesuaian dalam pencapaian target bisnis tahun 2026. Kenaikan BI Rate sebesar 125 bps sejak awal tahun menjadi perhatian utama, namun bank keuangan ini yakin bahwa kebijakan tersebut tidak akan mengganggu strategi jangka panjang yang telah mereka tetapkan.

Langkah Adaptasi Bank CIMB Niaga

Sebagai langkah adaptasi, CIMB Niaga sedang melakukan pengaturan internal terkait kenaikan suku bunga acuan. Meski dampaknya terhadap performa bank belum terasa signifikan, perusahaan ini berkomitmen untuk memastikan kelancaran program terbaru mereka. Lusiana Saleh, Kepala Divisi Digital Banking & Contact Center CIMB Niaga, menjelaskan bahwa penyesuaian BI Rate tidak mengejutkan karena perubahan bunga sudah terjadi beberapa kali sebelumnya.

“Kenaikan BI Rate perlu dilihat dalam konteks luas. Tujuannya untuk menjaga stabilitas pasar keuangan, menguatkan nilai tukar rupiah, serta menciptakan suasana positif di pasar modal,” kata Lusi, sapaan akrab Lusiana Saleh, Sabtu (20/6/2026).

Lusi menekankan bahwa CIMB Niaga tetap optimis dalam memenuhi target bisnisnya, dengan fokus pada dukungan terhadap nasabah. Kenaikan suku bunga ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam jangka panjang, meski perlu ada pengawasan terhadap kualitas aset.

Pengelolaan Portofolio dan Risiko Kredit

Menurut CIMB Niaga, aktivitas ekonomi domestik masih stabil. Pertumbuhan transaksi nasabah dan kelanjutan bisnis yang baik menjadi indikator bahwa ekonomi Indonesia belum mengalami perlambatan signifikan. Lusi juga mengingatkan bahwa kenaikan suku bunga akan memengaruhi biaya dana, sehingga perlu dipantau secara hati-hati dalam pengelolaan portofolio pembiayaan.

“Transaksi tetap mengalami peningkatan. Sebenarnya roda ekonomi masih berjalan. Jadi, kita tetap optimis,” tambahnya.

Dengan mengacu pada kondisi pasar yang dinamis, CIMB Niaga berupaya untuk menyesuaikan program terbaru mereka tanpa mengorbankan visi jangka panjang. Hal ini mencerminkan kesiapan bank dalam menghadapi perubahan kebijakan moneter BI yang berdampak pada perbankan nasional.

Analisis Dampak BI Rate pada Kebijakan Bank

Kenaikan BI Rate dianggap sebagai bagian dari kebijakan makroekonomi yang bertujuan memperkuat kepercayaan investor dan menekan inflasi. Namun, CIMB Niaga yakin bahwa program terbaru mereka akan tetap efektif dalam mendorong pertumbuhan bisnis. Perusahaan ini berharap kenaikan suku bunga bisa menjadi momentum untuk memperkuat posisi pasar keuangan Indonesia.

“Kita berharap kenaikan BI Rate bisa menjadi momentum untuk memperkuat posisi pasar keuangan Indonesia. Sambil tetap fokus pada program terbaru kami, kita juga memastikan bahwa risiko kredit tidak akan meningkat signifikan,” tambah Lusi.

Selain itu, CIMB Niaga berencana mengoptimalkan penggunaan teknologi digital untuk mempercepat transaksi dan meningkatkan layanan keuangan. Program terbaru ini tidak hanya bertujuan menyesuaikan dengan perubahan suku bunga, tetapi juga mendorong transparansi dan inovasi dalam pelayanan keuangan kepada nasabah.

Ikut berdiskusi