Ini Daftar Peraih Bintang Adhi Makayasa 2026, Lulusan Terbaik Akmil hingga Akpol
Ini Daftar Peraih Bintang Adhi Makayasa 2026 telah resmi diumumkan melalui upacara Prasetya Perwira yang diselenggarakan di Istana Merdeka, Jakarta. Presiden
Daftar Peraih Bintang Adhi Makayasa 2026 Resmi Diumumkan
Pusatkabar.com – Ini Daftar Peraih Bintang Adhi Makayasa 2026 telah resmi diumumkan melalui upacara Prasetya Perwira yang diselenggarakan di Istana Merdeka, Jakarta. Presiden Prabowo Subianto secara simbolis mengangkat 1.177 perwira baru dari TNI dan Polri dalam acara yang berlangsung pada Rabu, 22 Juli 2026. Upacara ini menandai awal pengabdian para lulusan akademi militer dan kepolisian kepada bangsa dan negara.
Total peserta upacara terdiri dari berbagai akademi dengan jumlah yang berbeda-beda. Akademi Militer (Akmil) mengirimkan 512 taruna, Akademi Angkatan Laut (AAL) sebanyak 229 taruna, Akademi Angkatan Udara (AAU) dengan 154 taruna, dan Akademi Kepolisian (Akpol) sebanyak 282 taruna. Seluruh peserta hadir dalam upacara yang penuh khidmat tersebut.
Empat Lulusan Terbaik Penerima Bintang Adhi Makayasa
Dalam upacara yang sama, empat lulusan terbaik dari masing-masing akademi menerima penghargaan bergengsi Bintang Adhi Makayasa 2026. Penghargaan ini diberikan secara simbolis oleh Presiden Prabowo Subianto kepada para taruna yang menunjukkan prestasi luar biasa selama masa pendidikan.
Untuk Akademi Militer, penghargaan diraih oleh Letnan Dua (Letda) Infanteri Calvin Tidar Sakti. Pria asal Cimahi, Jawa Barat ini berhasil menjadi lulusan terbaik Akmil angkatan 2026. Prestasinya tidak hanya terlihat dari nilai akademik, tetapi juga dari kepemimpinan dan dedikasi selama masa pendidikan.
Representasi Akademi Angkatan Laut diserahkan kepada Letda Laut (P) M. Rizqi Wira Utama. Lulusan terbaik AAL ini berasal dari kota Malang, Jawa Timur. Ia menunjukkan kemampuan luar biasa dalam bidang navigasi dan kepemimpinan di laut selama masa studinya.
Akademi Angkatan Udara memberikan penghargaan kepada Letda Penerbang Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman. Ia merupakan lulusan terbaik AAU yang berasal dari Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kemampuan terbang dan ketekunan dalam studi menjadi kunci keberhasilannya.
Dari sisi kepolisian, Brigadir Polisi Dua (Bripda) Harindra Arsandho menjadi lulusan terbaik Akademi Kepolisian. Pria asal Mataram, Nusa Tenggara Barat ini mewakili Akpol dalam upacara tersebut. Prestasinya mencerminkan dedikasi tinggi terhadap tugas kepolisian.
Visi dan Pesan Presiden untuk Perwira Baru
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa pangkat pertama yang diterima para perwira merupakan amanah sekaligus kepercayaan dari rakyat. Ia menjelaskan bahwa sejak dilantik, para perwira tidak lagi hanya bertanggung jawab kepada diri sendiri, melainkan menjadi bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.
Presiden Prabowo juga memberikan apresiasi atas keterlibatan para taruna angkatan 2026 dalam penanganan bencana alam. Selama masa pendidikan, mereka terlibat aktif di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Menurutnya, pengalaman tersebut mencerminkan makna seorang perwira yang harus hadir ketika rakyat menghadapi kesulitan.
“Saya gembira bahwa angkatan ini terlibat langsung dalam penanganan bencana di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Kita adalah tentara dan polisi rakyat, penerbangan rakyat akan menjadi kesulitan saudara,” ungkapnya.
Dalam amanatnya, Prabowo mengingatkan para perwira agar tetap setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan mengutamakan kepentingan rakyat. Ia menilai tantangan yang dihadapi Indonesia semakin kompleks.
Ancaman tidak hanya datang dalam bentuk kekuatan militer, tetapi juga perang siber, perang informasi, penyelundupan, narkotika, kejahatan lintas negara, hingga infiltrasi budaya. Karena itu, ia meminta para perwira muda menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), sistem siber, teknologi nirawak, dan bahasa asing.
Selain itu, Prabowo menekankan pentingnya integritas. Ia meminta para perwira TNI dan Polri tidak menyalahgunakan jabatan serta menjauhi korupsi, narkoba, perjudian, maupun pelanggaran hukum lainnya.
“Jangan pernah menyalahgunakan jabatan, jangan pernah tergoda korupsi, jangan pernah berkompromi dengan narkoba, judi, atau pelanggaran hukum lainnya. Sekali saudara mengkhianati rakyat, saat itu pula saudara kehilangan kehormatan,” tegasnya.
Upacara Prasetya Perwira 2026 ini menjadi momen bersejarah bagi 1.177 perwira baru yang siap mengabdi kepada bangsa. Dengan semangat dan integritas tinggi, mereka diharapkan dapat menjadi pelindung dan pelayan rakyat Indonesia di masa depan.
