Skip to content
Fresh Desk
Juli 21, 2026
Nasional

Latest Program: Hadapi El Nino, Bapanas Klaim Stok Pangan Aman Cadangan Beras Tembus 5,24 Juta Ton

Joseph Gonzalez 2 mins baca

ok Pangan Tetap Aman Latest Program - Berdasarkan data yang diungkapkan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan bahwa pemerintah sudah siap menghadapi

Latest Program: Hadapi El Nino, Bapanas Klaim Stok Pangan Aman Cadangan Beras Tembus 5,24 Juta Ton

El Nino Tak Perlu Dikhawatirkan, Bapanas Pastikan Stok Pangan Tetap Aman

Latest Program – Berdasarkan data yang diungkapkan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan bahwa pemerintah sudah siap menghadapi fenomena El Nino yang diprediksi akan terjadi. Langkah ini dilakukan dengan memperkuat cadangan pangan nasional sebagai langkah antisipatif.

Stok Pangan Pemerintah Masih Memadai

Per 20 Juli 2026, stok beras dalam bentuk cadangan pangan pemerintah (CPP) yang disimpan di Perum Bulog mencapai 5,24 juta ton. Selain itu, sejumlah komoditas strategis lainnya juga dijamin tersedia untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan di masyarakat.

“Tidak usah khawatir. El Nino yang dulu lebih dahsyat daripada sekarang. Kemarin katanya bulan empat, tapi banjir. Bulan lima, bulan enam banjir, bulan tujuh juga masih ada banjir,”

Menurut Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian dan Kepala Bapanas, pemerintah telah mempersiapkan langkah sejak beberapa bulan terakhir. Ia menjelaskan bahwa prediksi El Nino yang berlebihan justru membuat petani cenderung menunda masa tanam, sehingga berpotensi memengaruhi produksi pangan nasional.

“Saya sering katakan hati-hati (prediksinya). Kenapa? Petani takut tanam. Tolong pikirkan dampaknya. Ini ada El Nino Godzilla, bulan empat ternyata banjir. Alhamdulillah tidak jadi, tetapi bisa membuat petani takut tanam,”

Stok CPP terdiri dari berbagai jenis komoditas, seperti jagung pakan, minyak goreng, gula konsumsi, dan daging ayam. Data menunjukkan cadangan jagung mencapai 176.000 ton yang disalurkan ke peternak melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Sementara itu, minyak goreng tersedia sebanyak 1.000 kiloliter, gula konsumsi 2.790 ton, dan daging ayam 38 ton.

Bapanas juga menyatakan bahwa pasokan cabai, bawang merah, serta telur ayam ras masih bisa ditopang oleh produksi dalam negeri yang dianggap lebih dari cukup untuk kebutuhan konsumsi tahunan.

Perkembangan Harga Pangan Relatif Stabil

Di sisi harga, Bapanas mengacu pada laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) terbatas. Hingga pekan ketiga Juli 2026, hanya empat provinsi yang mencatat kenaikan IPH, sementara 34 provinsi lainnya mengalami penurunan. Di tingkat kabupaten/kota, 69 daerah mengalami kenaikan, sedangkan 283 daerah menunjukkan penurunan.

Indonesia juga sudah mencapai swasembada beras lebih cepat dari rencana pemerintah. “Bapak Presiden minta kita sudah swasembada, rencana empat tahun, tapi alhamdulillah kita capai dalam waktu satu tahun. Sekarang sudah swasembada beras. Swasembada pangan juga sudah,”

Produksi Beras Menjadi Terbesar di Asia Tenggara

Capaian swasembada beras ini telah diakui oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO). Dalam laporan Food Outlook edisi Juni 2026, FAO memproyeksikan produksi beras Indonesia mencapai 38 juta ton pada 2026, menjadikan negara ini sebagai produsen beras terbesar di Asia Tenggara serta menempati peringkat keempat secara global setelah India, China, dan Bangladesh.

Kenaikan indeks harga beras global (FAO All Rice Price Index / FARPI) pada Juni 2026 sebesar 3,2% dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, kenaikan tersebut masih terkendali karena pasokan India yang melimpah dan perlambatan perdagangan di Vietnam.

Ikut berdiskusi