Skip to content
Fresh Desk
Juli 22, 2026
Nasional

Special Plan: Pemerintah Bisa Bangun Lebih dari Satu Pusat Finansial Internasional

John Johnson 3 mins baca

Special Plan: Pemerintah Bangun Lebih dari Satu Pusat Finansial Internasional Special Plan - Langkah strategis dalam Special Plan yang disebutkan dalam UU

Special Plan: Pemerintah Bisa Bangun Lebih dari Satu Pusat Finansial Internasional

Special Plan: Pemerintah Bangun Lebih dari Satu Pusat Finansial Internasional

Special Plan – Langkah strategis dalam Special Plan yang disebutkan dalam UU P2SK 2026 menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendorong pertumbuhan sektor keuangan melalui pendirian lebih dari satu Pusat Finansial Internasional (PFII) di Indonesia. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan daya saing ekonomi nasional dengan memanfaatkan potensi daerah secara optimal.

Dasar Hukum dan Implementasi

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 mengenai Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) menyisipkan Pasal 248A. Pasal ini menegaskan bahwa pemerintah memiliki wewenang untuk menetapkan satu atau lebih kawasan PFII berdasarkan kebutuhan dan kondisi wilayah tertentu. Dengan adanya Special Plan, kebijakan ini menjadi lebih fleksibel dan mendukung diversifikasi lokasi keuangan.

“Pemerintah dapat menetapkan 1 (satu) atau lebih Pusat Finansial Internasional Indonesia,” disebutkan dalam Pasal 248A ayat (3), seperti yang diberitakan Senin (22/6). Ketentuan ini memberikan ruang bagi pengembangan kawasan keuangan berstandar internasional di berbagai wilayah, baik yang berdekatan dengan pusat ekonomi maupun daerah dengan potensi unik.

Salah satu tujuan utama dari Special Plan adalah memperluas akses layanan keuangan ke seluruh Indonesia. Dengan membangun lebih dari satu PFII, pemerintah memastikan bahwa kebijakan tersebut tidak hanya berfokus pada kota besar, tetapi juga mencakup wilayah lain yang memiliki kemampuan untuk berkembang. Ini sejalan dengan visi pemerintah menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi antar daerah.

Manfaat dan Peluang untuk Wilayah

Kebijakan pembentukan beberapa PFII memberikan manfaat signifikan bagi daerah-daerah yang mungkin belum mendapatkan perhatian penuh sebelumnya. Wilayah yang dipilih bisa menerapkan prinsip-prinsip keuangan internasional, seperti kebijakan regulasi yang lebih fleksibel, pengelolaan dana yang lebih efisien, serta pengembangan infrastruktur keuangan. Dengan Special Plan, pemerintah memberi kesempatan bagi daerah untuk menjadi pusat ekonomi baru yang menggerakkan pertumbuhan lokal.

Kebijakan ini juga meningkatkan ketahanan perekonomian nasional. Dengan adanya beberapa PFII, risiko ketergantungan pada satu lokasi keuangan dapat diminimalkan. Selain itu, pemerintah bisa menyesuaikan kebijakan keuangan dengan kebutuhan masing-masing wilayah, termasuk menyesuaikan regulasi untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan sektor riil. Special Plan berupaya menjadikan Indonesia sebagai pusat keuangan yang lebih inklusif dan beragam.

Implementasi Special Plan akan memerlukan kerja sama yang intens antara pemerintah pusat dan daerah. Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, serta otoritas daerah harus terlibat aktif dalam menentukan lokasi, regulasi, dan infrastruktur yang dibutuhkan untuk mendirikan PFII. Selain itu, pemerintah juga perlu memastikan bahwa PFII tidak hanya menarik investasi, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Ada beberapa lokasi yang potensial untuk dikembangkan menjadi PFII, seperti Jakarta, Surabaya, Medan, dan kota-kota lain yang memiliki kemudahan akses ke infrastruktur dan pasar. Dengan Special Plan, pemerintah dapat mengatur prioritas pembangunan berdasarkan keunggulan komparatif setiap daerah. Misalnya, kawasan yang memiliki ketersediaan SDM berkualitas tinggi atau akses ke laut bisa menjadi pusat keuangan yang spesialis dalam perdagangan internasional.

Kebijakan ini juga akan memperkuat keterlibatan sektor swasta. Dengan adanya PFII di berbagai wilayah, perusahaan-perusahaan keuangan dan finansial bisa memperluas jaringan bisnis, sementara pemerintah fokus pada regulasi dan pendukungannya. Special Plan menjadi alat yang efektif untuk menarik minat investasi luar negeri, terutama di daerah-daerah yang ingin menjadi destinasi baru bagi bisnis internasional.

Ikut berdiskusi