Skip to content
Fresh Desk
Agustus 3, 2026
Nasional

Special Plan: Purbaya Dorong Pemda Akses Pembiayaan PT SMI, Perusahaan Siap Tampung Permintaan

Matthew Moore - pusatkabar.com 2 mins baca

Purbaya Dorong Pemda Manfaatkan Special Plan, PT SMI Siap Dukung Pembangunan Daerah Special Plan, yang dicanangkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Special Plan: Purbaya Dorong Pemda Akses Pembiayaan PT SMI, Perusahaan Siap Tampung Permintaan

Purbaya Dorong Pemda Manfaatkan Special Plan, PT SMI Siap Dukung Pembangunan Daerah

Special Plan, yang dicanangkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, menjadi strategi utama untuk membantu pemerintah daerah (Pemda) mengakses dana pembiayaan tambahan dalam rangka mempercepat proyek infrastruktur. Menurut perusahaan Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), yang juga merupakan lembaga pembiayaan khusus dari Kementerian Keuangan, mereka telah menyiapkan berbagai skema untuk menampung permintaan daerah secara efisien.

Struktur dan Peran Special Plan dalam Pembangunan Daerah

Special Plan mengusung pendekatan berbeda dari pendanaan konvensional, dengan fokus pada penggunaan sumber daya non-APBD. Ramona Harimurti, Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan SMI, menjelaskan bahwa lembaga ini memiliki kemampuan dan pengalaman untuk memenuhi permintaan pembiayaan Pemda selama proyek yang diajukan memenuhi kriteria seperti kelayakan, manajemen yang baik, serta kapasitas keuangan daerah. “Sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan, PT SMI berperan sebagai alternatif pembiayaan non-APBD bagi Pemda dalam mempercepat pengembangan infrastruktur daerah,” tutur Ramona kepada Kontan, Selasa (30/6/2026).

Kepada Pemda, PT SMI menawarkan dua skema utama, yakni Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk daerah dan pembiayaan reguler. Hingga Mei 2026, total komitmen pembiayaan yang diberikan kepada pemerintah daerah mencapai Rp 37,41 triliun, terdiri dari Rp 33,64 triliun dari PEN Pemda dan Rp 3,77 triliun dari skema lain. Dengan adanya Special Plan, Pemda diberi kesempatan untuk mengembangkan proyek strategis tanpa harus mengandalkan anggaran daerah secara penuh.

Kinerja dan Pertumbuhan Permintaan Pembiayaan

Permintaan pembiayaan dari Pemda terus meningkat seiring kebutuhan pembangunan yang lebih besar. Hingga Mei 2026, realisasi pencairan pembiayaan publik mencapai Rp 732 miliar, naik 169% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini bahkan mencapai 871% dalam tahun 2025, menunjukkan tingginya minat Pemda terhadap Special Plan sebagai alat pembiayaan yang bermanfaat.

“Pertumbuhan ini menunjukkan kebutuhan pembiayaan pembangunan daerah yang masih tinggi, terutama dalam kondisi anggaran yang terbatas. PT SMI optimis peluang pembiayaan tetap terbuka seiring dukungan pemerintah pusat,” tambah Ramona. Dengan Special Plan, Pemda diharapkan bisa mempercepat pengerjaan proyek infrastruktur kritis, seperti jalan tol, jembatan, serta sistem kelistrikan daerah.

Sampai Mei 2026, kewajiban pembiayaan SMI kepada Pemda mencapai Rp 14,03 triliun atau sekitar 14,26% dari total kewajiban perseroan yang mencapai Rp 98,38 triliun. Ramona menegaskan bahwa PT SMI akan terus menjaga kehati-hatian dalam menyalurkan dana agar bisa mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional sekaligus mempertahankan kualitas portofolio perusahaan. “Special Plan dirancang untuk menciptakan keseimbangan antara kebutuhan daerah dan pertimbangan keuangan nasional,” jelasnya.

Dalam menjalankan Special Plan, PT SMI bekerja sama dengan berbagai lembaga dan mitra strategis untuk memastikan alokasi dana berjalan efektif. Program ini tidak hanya menjangkau Pemda besar, tetapi juga daerah-daerah yang memiliki kebutuhan infrastruktur mendesak. Selain itu, Special Plan juga memberikan fleksibilitas dalam bentuk jangka waktu dan suku bunga yang menyesuaikan kondisi keuangan masing-masing daerah.

Ikut berdiskusi