Skip to content
Fresh Desk
Agustus 3, 2026
Nasional

Topics Covered: Rapat Paripurna DPR Resmi Setujui Naturalisasi Dua Pemain Timnas

Matthew Smith - pusatkabar.com 3 mins baca

Rapat Paripurna DPR Sahkan Naturalisasi Dua Pemain Timnas Topics Covered dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) pada

Topics Covered: Rapat Paripurna DPR Resmi Setujui Naturalisasi Dua Pemain Timnas

Rapat Paripurna DPR Sahkan Naturalisasi Dua Pemain Timnas

Topics Covered dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) pada Selasa (30/6/2025) secara resmi menyetujui rencana naturalisasi dua pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia, yaitu Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony. Keputusan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat timnas sebelum kompetisi besar dihelat, dengan menekankan pentingnya kewarganegaraan Indonesia bagi performa mereka di lapangan.

Proses Naturalisasi Terus Mendekati Penyelesaian

Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPR Puan Maharani menjadi titik balik bagi dua pemain asing yang ingin mengubah status kewarganegaraannya. Sebelum sidang ini, Komisi X DPR telah melalui berbagai tahapan persiapan, termasuk rapat kerja bersama Menteri Pemuda dan Olahraga serta Ketua Umum PSSI, Erick Tohir, pada 15 Juni 2025 di Gedung Parlemen. Dalam sesi paripurna, Puan Maharani menegaskan bahwa persetujuan ini merupakan hasil dari diskusi intensif yang melibatkan seluruh anggota dewan.

“Persetujuan untuk naturalisasi Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony merupakan bentuk dukungan terhadap keberhasilan Timnas Indonesia di level internasional,” ujar Puan Maharani dalam sesi pemungutan suara.

Kebijakan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperbaiki kualitas pertahanan dan serangan timnas, terutama di babak final penyisihan grup. Sejumlah wakil dewan juga menyoroti pentingnya pemain naturalisasi dalam mempercepat peningkatan kompetensi tim nasional di era kompetisi yang semakin berat.

Pelaku dan Niat Pemohon Naturalisasi

Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony, kedua pemain asing yang ingin menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), telah menjalani proses penerapan status warga negara secara formal sejak beberapa bulan sebelumnya. Kedua pemain ini merupakan bagian dari tim yang dibentuk untuk menghadapi kejuaraan sepak bola internasional tahun ini, di mana kehadiran mereka bisa memberikan kontribusi signifikan bagi pencapaian timnas.

Persetujuan dari DPR menjadi tahapan kritis sebelum Keppres dikeluarkan oleh Presiden RI. Sejumlah wakil dewan juga menyebutkan bahwa dengan status WNI, Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony akan bisa memperkuat kepercayaan diri Timnas Indonesia di kancah internasional. Selain itu, mereka diharapkan menjadi contoh bagi atlet lain yang ingin berkontribusi lebih besar untuk olahraga nasional.

Dalam persiapan naturalisasi, pemohon menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap budaya dan identitas Indonesia. Langkah ini diperkirakan akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap keberhasilan Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan mereka. Namun, beberapa pihak juga mengingatkan bahwa proses ini harus tetap diawasi untuk memastikan tidak ada konflik dengan kebijakan pemerintah.

Langkah Berikutnya Setelah Persetujuan DPR

Setelah mendapat persetujuan dari DPR, langkah berikutnya adalah penerbitan Keppres oleh Presiden RI. Keppres ini akan menjadi dasar resmi bagi pemberian kewarganegaraan kepada kedua pemain, yang selanjutnya akan menjalani upacara pengambilan sumpah sebagai WNI. Proses ini diperkirakan memakan waktu beberapa minggu sebelum mereka bisa beraksi di liga domestik atau kompetisi internasional.

Komite olahraga dari DPR juga menegaskan bahwa keberhasilan naturalisasi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia. Dengan penambahan pemain berbakat seperti Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony, timnas diharapkan bisa meraih prestasi lebih baik, terutama di babak kualifikasi kejuaraan Asia tahun depan.

Menurut rencana, kehadiran kedua pemain ini akan memberikan kontribusi berkelanjutan dalam masa kepemimpinan Menteri Pemuda dan Olahraga serta PSSI. Puan Maharani menekankan bahwa hasil rapat paripurna ini akan menjadi bahan evaluasi pemerintah untuk menyesuaikan kebijakan naturalisasi dengan kebutuhan olahraga nasional.

Ikut berdiskusi