Skip to content
Fresh Desk
Juni 26, 2026
Keuangan

Rupiah Melemah & BI Rate Naik – Mega Insurance Waspadai Kenaikan Rasio Klaim

Elizabeth Moore 2 mins baca

Rupiah Melemah & BI Rate Naik, Mega Insurance Waspadai Kenaikan Rasio Klaim Rupiah Melemah BI Rate Naik - KONTAN.CO.ID - JAKARTA.

Rupiah Melemah & BI Rate Naik – Mega Insurance Waspadai Kenaikan Rasio Klaim

Rupiah Melemah & BI Rate Naik, Mega Insurance Waspadai Kenaikan Rasio Klaim

Rupiah Melemah BI Rate Naik – KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Direktur Risiko, Legal, dan Compliance PT Asuransi Umum Mega (Mega Insurance) Diang Edelina mengungkapkan beberapa faktor yang berpotensi memengaruhi tingkat rasio klaim perusahaan.

Faktor yang Berdampak pada Rasio Klaim

Diantara isu yang disebutkan adalah penurunan daya beli masyarakat, penurunan nilai tukar rupiah, serta kenaikan suku bunga acuan BI (Bank Indonesia) yang terjadi belakangan ini.

“Kondisi tersebut bisa memengaruhi rasio klaim, terutama dari segi nilai klaim,” jelas Diang dalam wawancara dengan Kontan, Rabu (24/6/2026).

Menurut Diang, pelemahan nilai tukar rupiah berdampak pada kenaikan biaya perbaikan dan penggantian barang yang mengandung komponen impor, seperti mobil, alat berat, serta mesin industri. Selain itu, tantangan ekonomi saat ini juga berpotensi mengubah profil risiko di sejumlah sektor usaha.

Upaya untuk Menekan Rasio Klaim

Diang menyampaikan bahwa perusahaan akan terus memantau berbagai aspek yang dapat meningkatkan rasio klaim hingga akhir tahun. Faktor-faktor yang dikhawatirkan mencakup pelemahan rupiah, inflasi biaya perbaikan, serta risiko bencana alam yang bisa memicu peningkatan frekuensi dan jumlah klaim.

“Kami juga memperkuat survei risiko, memantau tren klaim secara berkala, serta bekerja sama dengan mitra seperti bengkel, surveyor, dan reasuradur untuk menjaga biaya klaim tetap terkendali,” tambahnya.

Sebagai langkah antisipasi, Mega Insurance berfokus pada penerapan underwriting yang selektif dan pengelolaan risiko secara baik. Diang menyatakan strategi ini bertujuan mempertahankan kualitas layanan sekaligus mengurangi dampak negatif dari perubahan kondisi ekonomi.

Berdasarkan laporan keuangan terbaru, pendapatan premi bruto perusahaan mencapai Rp 645,17 miliar, sementara klaim bruto sebesar Rp 252,61 miliar per Mei 2026. Dengan perbandingan tersebut, rasio klaim Mega Insurance sebesar 39,15%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Ikut berdiskusi