Key Strategy: BRI Kembali Gelar KKB Expo di 131 Titik, Tawarkan Bunga Kredit Mobil Mulai 1,8%
Key Strategy: BRI Kembali Gelar KKB Expo di 131 Titik, Bunga Kredit Mobil 1,8% Key Strategy - Dalam upaya meningkatkan aksesibilitas pembiayaan kendaraan, PT
Key Strategy: BRI Kembali Gelar KKB Expo di 131 Titik, Bunga Kredit Mobil 1,8%
Key Strategy – Dalam upaya meningkatkan aksesibilitas pembiayaan kendaraan, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) meluncurkan KKB Expo secara serentak di 131 titik strategis di seluruh Indonesia. Acara ini diselenggarakan selama 10–14 Agustus 2026 dan menyajikan penawaran menarik dengan bunga kredit mobil baru mulai dari 1,8% flat, menjadi bagian dari key strategy BRI untuk memperkuat sektor konsumer.
Perluasan Kemitraan dan Keterlibatan Masyarakat
Ini merupakan penyelenggaraan kedua dari KKB Expo setelah sukses pada periode sebelumnya, yaitu 6–10 Juli 2026. BRI menyadari pentingnya key strategy yang berbasis keberlanjutan dan keterlibatan langsung dengan masyarakat. Dengan menyebar ke 131 cabang, kegiatan ini bertujuan memudahkan calon pembeli kendaraan untuk mendapatkan informasi secara menyeluruh, terlebih dalam situasi ekonomi yang dinamis.
“KKB Expo ini adalah wujud key strategy BRI untuk memperkuat ekosistem keuangan dan memfasilitasi transaksi berdampak besar bagi masyarakat,” ungkap Aris Hartanto, Direktur Consumer Banking BRI, dalam keterangan resmi.
Aris menjelaskan bahwa penyelenggaraan KKB Expo dirancang untuk meningkatkan keterlibatan langsung dengan pelanggan, sekaligus menjawab kebutuhan konsumen akan solusi pembiayaan yang terjangkau. Dari hasil acara sebelumnya, BRI melihat peningkatan respons positif dan partisipasi tinggi dari berbagai wilayah, termasuk Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan wilayah timur Indonesia.
Penawaran Ekstensif untuk Membangun Partisipasi
Dalam KKB Expo Agustus ini, BRI menghadirkan penawaran ekstensif seperti bunga kredit mobil mulai 1,8% flat, tenor hingga lima tahun, dan uang muka minimal 10% sesuai aturan. Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati simulasi cicilan, konsultasi finansial, serta promo eksklusif dari dealer-partisipan. Key strategy ini dirancang untuk menjangkau lebih banyak calon pelanggan dan mendorong kepemilikan kendaraan secara lebih inklusif.
“Dengan key strategy yang terpadu, BRI percaya bahwa KKB Expo menjadi ajang penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi otomotif,” tambah Aris.
Acara ini juga diharapkan menjadi platform pengenalan produk dan layanan BRI kepada masyarakat luas. Melalui ekosistem BRIZZI, BRI menyediakan hadiah saldo sebesar Rp500.000 untuk setiap Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang berhasil diproses. Hal ini memperkuat visi BRI dalam menciptakan pengalaman berbelanja yang praktis dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari key strategy, BRI juga fokus pada inovasi layanan pembiayaan. Kebijakan bunga rendah ini diluncurkan untuk mendorong akses pasar kepada konsumen yang lebih luas, terutama di tengah tantangan inflasi dan kenaikan harga bahan bakar. Selain itu, penawaran ini memberikan fleksibilitas bagi calon pembeli dalam mengatur cicilan sesuai kemampuan finansial.
Peningkatan Jaringan Kerja dan Dukungan Ekosistem
Kehadiran merek-merek otomotif terkemuka seperti Toyota, Honda, Daihatsu, Suzuki, Mitsubishi, Mazda, Hyundai, BMW, BYD, Denza, Chery, Wuling, Jaecoo, Geely, dan AION menjadi penguat strategi ini. BRI menyebut kerja sama dengan berbagai pihak dalam industri otomotif sebagai bagian dari key strategy untuk memastikan keberlanjutan program dan kepuasan pelanggan.
Dengan keberagaman merek yang terlibat, pengunjung dapat membandingkan berbagai pilihan kendaraan secara langsung. BRI juga menyediakan fasilitas konsultasi pribadi untuk membantu calon pembeli memahami produk dan kemudahan akses kredit. Ini sejalan dengan key strategy BRI untuk menciptakan layanan yang lebih terjangkau dan ramah konsumen.
Acara KKB Expo selain menjadi ajang promosi, juga menjadi sarana membangun kesadaran masyarakat akan keuntungan layanan pembiayaan dari BRI. Aris menegaskan bahwa key strategy ini membantu meningkatkan pertumbuhan bisnis konsumer, khususnya dalam mendukung mobilitas dan produktivitas masyarakat.
