Skip to content
Fresh Desk
Juli 20, 2026
Keuangan

Latest Program: Fitch Kerek Peringkat Bank Kasikorn Indonesia (BMAS) Jadi AA+, Ini Alasannya

Joseph Gonzalez 3 mins baca

Fitch Tingkatkan Peringkat Nasional Jangka Panjang KBank Indonesia ke AA+ Latest Program - KONTAN.CO.ID - Jakarta.

Latest Program: Fitch Kerek Peringkat Bank Kasikorn Indonesia (BMAS) Jadi AA+, Ini Alasannya

Fitch Tingkatkan Peringkat Nasional Jangka Panjang KBank Indonesia ke AA+

Latest Program – KONTAN.CO.ID – Jakarta. Fitch Ratings, lembaga pemeringkat internasional, telah menaikkan peringkat nasional jangka panjang PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk (BMAS) menjadi AA+(idn) dari sebelumnya AA(idn) dengan prospek stabil. Peringkat jangka pendek KBank Indonesia tetap dipertahankan pada level tertinggi, yaitu F1+(idn).

Kenaikan peringkat ini mencerminkan peningkatan keyakinan Fitch terhadap kemungkinan dukungan dari pemegang saham utama, terutama setelah hubungan reputasi antara KBank Indonesia dan induknya, KASIKORNBANK Public Company Limited (KBank), semakin kuat.

Perubahan Nama dan Rebranding yang Memperkuat Keterikatan Strategis

Sebelumnya dikenal sebagai PT Bank Maspion Indonesia Tbk, bank tersebut telah melakukan penggantian nama legal dan rebranding menjadi KBank Indonesia. Fitch menilai langkah tersebut memperkuat keterikatan strategis serta citra bersama antara anak usaha di Indonesia dengan KBank sebagai pemegang saham mayoritas sebesar 89,5%.

“Peringkat AA pada skala nasional menunjukkan ekspektasi terhadap tingkat risiko gagal bayar yang sangat rendah dibandingkan penerbit atau kewajiban lain dalam negara yang sama. Sementara peringkat F1 menunjukkan kapasitas pembayaran kewajiban keuangan jangka pendek yang sangat kuat. Tambahan tanda ‘+’ diberikan karena profil likuiditas dinilai sangat kuat,”

Fitch menyatakan peringkat KBank Indonesia terutama didorong oleh keyakinan bahwa KBank memiliki kemungkinan besar untuk memberikan dukungan luar biasa jika diperlukan.

Hal ini didasarkan pada potensi risiko reputasi yang tinggi bagi KBank jika tidak segera memberikan dukungan kepada anak usahanya di Indonesia. Dengan meningkatnya keterikatan merek melalui proses rebranding, Fitch melihat kecenderungan KBank untuk memberikan dukungan juga semakin besar.

Konteks Peringkat dan Faktor Penentu

Peringkat nasional KBank Indonesia juga terhubung dengan Viability Rating (VR) KBank. Fitch memperkirakan sumber pendanaan kemungkinan besar akan berasal dari sumber daya internal grup KBank jika dukungan diperlukan.

Dari sisi kemampuan memberikan dukungan, Fitch menilai KBank memiliki kapasitas yang kuat. Hal ini didukung oleh profil kredit induk yang solid serta ukuran KBank Indonesia yang masih relatif kecil dibandingkan keseluruhan grup.

Pada akhir 2025, aset KBank Indonesia tercatat hanya sekitar 0,9% dari total aset konsolidasi KBank, sementara kontribusi terhadap ekuitas grup sekitar 1,8%.

Fitch menilai kecenderungan KBank untuk mendukung KBank Indonesia meningkat setelah anak usaha tersebut menggunakan nama dan identitas merek KBank. Integrasi operasional serta kepemilikan antara induk dan anak usaha juga memperkuat hubungan kedua entitas.

Meski demikian, Fitch mencatat kontribusi finansial KBank Indonesia terhadap grup KBank masih relatif kecil.

Dari sisi profil mandiri, Fitch menilai posisi kredit KBank Indonesia masih terbatas akibat skala bisnis yang kecil di pasar perbankan nasional. Pangsa pasar bank ini berada di kisaran 0,2% dari total aset sistem perbankan Indonesia.

Fitch menyebut penurunan peringkat KBank Indonesia dapat terjadi apabila kemampuan KBank dalam memberikan dukungan melemah secara signifikan, misalnya akibat penurunan peringkat kredit induk.

Penurunan juga dapat terjadi apabila Fitch melihat adanya penurunan komitmen KBank terhadap Indonesia, seperti berkurangnya kepemilikan atau pengaruh terhadap KBank Indonesia, maupun jika Indonesia tidak lagi menjadi bagian penting dari strategi bisnis grup.

Namun, Fitch menilai kemungkinan tersebut kecil dalam jangka pendek.

Kondisi Peringkat Jangka Pendek

Untuk peringkat jangka pendek, penurunan dapat terjadi apabila peringkat jangka panjang KBank Indonesia turun empat tingkat atau lebih.

Sebaliknya, peningkatan peringkat lebih lanjut dapat terjadi apabila kemampuan atau niat KBank dalam memberikan dukungan semakin meningkat. Hal ini bisa terjadi jika peringkat Viability Rating KBank naik atau jika KBank Indonesia memiliki peran yang jauh lebih strategis dalam bisnis grup.

Meski demikian, Fitch menilai peluang kenaikan peringkat jangka pendek sudah tidak ada karena posisi F1+(idn) merupakan level tertinggi dalam skala peringkat nasional jangka pendek.

Dengan kenaikan peringkat ini, KBank Indonesia mendapatkan pengakuan atas semakin kuatnya hubungan dengan grup KBank, meskipun tantangan untuk memperbesar skala bisnis dan kontribusi di pasar perbankan Indonesia masih menjadi agenda penting ke depan.

Ikut berdiskusi