Skip to content
Fresh Desk
Juli 22, 2026
Keuangan

OK Bank Perkuat Dana Murah untuk Jaga Likuiditas di Tengah Proyeksi Perlambatan DPK

John Johnson - pusatkabar.com 2 mins baca

Di tengah proyeksi perlambatan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang diprediksi berlangsung hingga akhir tahun 2026, PT Bank Oke Indonesia Tbk atau yang

OK Bank Perkuat Dana Murah untuk Jaga Likuiditas di Tengah Proyeksi Perlambatan DPK

OK Bank Perkuat Dana Murah Jaga Likuiditas

Pusatkabar.com – Di tengah proyeksi perlambatan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang diprediksi berlangsung hingga akhir tahun 2026, PT Bank Oke Indonesia Tbk atau yang dikenal sebagai OK Bank mengambil langkah proaktif. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penguatan penghimpunan dana murah atau yang dalam istilah perbankan disebut sebagai current account saving account (CASA). Tujuan utamanya adalah memastikan stabilitas likuiditas tetap terjaga meskipun kondisi pasar menunjukkan tren perlambatan.

Memahami Pentingnya Dana Murah dalam Strategi Perbankan

Dana murah menjadi komponen krusial dalam struktur pendanaan perbankan karena memiliki biaya yang lebih rendah dibandingkan sumber pendanaan lainnya. Efdinal Alamsyah, Direktur Kepatuhan OK Bank Indonesia, menekankan bahwa fokus strategi perseroan saat ini tertuju pada penguatan struktur pendanaan secara menyeluruh. Langkah ini dilakukan melalui peningkatan porsi dana murah, khususnya yang bersumber dari tabungan dan giro nasabah.

Strategi difokuskan pada penguatan struktur pendanaan melalui peningkatan porsi dana murah, terutama dari tabungan dan giro, yang didukung oleh optimalisasi kanal digital dan perluasan basis nasabah.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Efdinal kepada media Kontan pada Senin, 21 Juli 2026. Ia menambahkan bahwa upaya penguatan ini juga didukung oleh optimalisasi kanal digital serta perluasan basis nasabah perusahaan. Dengan kata lain, OK Bank tidak hanya mengandalkan metode konvensional tetapi juga memanfaatkan teknologi untuk menjangkau lebih banyak calon nasabah potensial.

Optimalisasi Kanal Digital dan Ekspansi Nasabah

Salah satu keunggulan OK Bank dalam strategi penguatan dana murah adalah kemampuan untuk mengoptimalkan berbagai kanal digital yang tersedia. Melalui platform digital, bank dapat menawarkan layanan yang lebih cepat, efisien, dan menarik bagi nasabah. Hal ini sejalan dengan tren perubahan perilaku masyarakat yang semakin beralih ke layanan perbankan berbasis teknologi. Selain itu, perluasan basis nasabah menjadi faktor penting dalam memastikan pertumbuhan dana murah yang berkelanjutan.

Proyeksi Bank Indonesia (BI) mengenai perlambatan DPK hingga akhir tahun 2026 menjadi sinyal bagi seluruh pelaku perbankan untuk menyesuaikan strategi pendanaan mereka. OK Bank merespons dengan pendekatan yang terukur dan terencana. Dengan fokus pada dana murah, bank berharap dapat mengurangi ketergantungan pada sumber pendanaan berbiaya tinggi. Hal ini pada akhirnya akan mendukung margin bunga bersih dan profitabilitas perusahaan dalam jangka panjang.

Secara keseluruhan, OK Bank berupaya memastikan kondisi likuiditas tetap terjaga di tengah proyeksi perlambatan pertumbuhan DPK yang diprediksi berlangsung hingga akhir tahun depan. Langkah-langkah strategis yang diambil mencerminkan komitmen bank untuk tetap kompetitif dan tangguh menghadapi dinamika pasar. Dengan struktur pendanaan yang kuat, OK Bank siap menghadapi tantangan ekonomi yang mungkin muncul di masa mendatang.

Ikut berdiskusi