Skip to content
Fresh Desk
Juli 3, 2026
Nasional

Lewat Harkopnas – Kemenkop Dorong Koperasi Jadi Alternatif Usaha Produktif

Matthew Moore 3 mins baca

Kemenkop dan Dekopin Perkuat Peran Koperasi dalam Pilar Ekonomi Nasional Lewat Harkopnas, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) bersama

Lewat Harkopnas – Kemenkop Dorong Koperasi Jadi Alternatif Usaha Produktif

Kemenkop dan Dekopin Perkuat Peran Koperasi dalam Pilar Ekonomi Nasional

Lewat Harkopnas, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) bersama Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menggelar berbagai kegiatan untuk memperingati Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 yang berlangsung sepanjang bulan Juli 2026. Momentum ini menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk menegaskan kembali pentingnya koperasi sebagai bentuk usaha produktif yang bisa menjadi alternatif bagi masyarakat. Dengan mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Jaya,” Kemenkop dan Dekopin berharap mendorong peran koperasi dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Perayaan Harkopnas 2026: Visi Pemerataan Ekonomi

Kementerian Koperasi dan Dekopin memperkuat peran koperasi sebagai alat pemerataan ekonomi nasional melalui Harkopnas 2026. Menurut Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, perayaan tahun ini dirancang lebih masif dibandingkan tahun sebelumnya. Seluruh rangkaian kegiatan akan berlangsung sepanjang bulan Juli, melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah daerah, penggerak koperasi, dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan konsep “Bulan Koperasi,” pemerintah ingin menegaskan kembali koperasi sebagai fondasi perekonomian yang tangguh.

Agenda Kegiatan Harkopnas: Membangkitkan Semangat Pasal 33 UUD 1945

Puncak acara Harkopnas 2026 akan berlangsung pada 12 Juli di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Kemenkop UKM menyiapkan berbagai agenda sepanjang Juli, seperti kegiatan di daerah yang melibatkan dinas koperasi, jalan sehat, pameran produk koperasi, serta peresmian renovasi Gedung Kongres Koperasi Pertama di Tasikmalaya pada 24 Juli. Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk perayaan formal, tetapi juga untuk membangkitkan semangat Pasal 33 UUD 1945 yang menempatkan koperasi sebagai salah satu pilar utama perekonomian Indonesia.

“Ferry mengungkapkan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (2/7), bahwa bulan Juli ditetapkan sebagai Bulan Koperasi. Ia menekankan bahwa Harkopnas tahun ini lebih masif agar visi koperasi dan keinginan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat peran koperasi dapat mencapai seluruh pelosok Indonesia,” ujar Ferry.

Dalam perayaan Harkopnas 2026, Kemenkop dan Dekopin juga berfokus pada penguatan ideologi ekonomi koperatif. Menteri Ferry menjelaskan bahwa koperasi sekarang diharapkan menjadi alternatif usaha yang modern, profesional, dan kompetitif. Dengan demikian, koperasi tidak hanya terbatas pada model bisnis tradisional, tetapi juga mampu memberikan kontribusi signifikan dalam pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin mengingatkan masyarakat kembali mengenai ideologi ekonomi dalam Pasal 33 UUD 1945. Koperasi diharapkan menjadi garda terdepan dalam mewujudkan amanat tersebut,” kata Ferry.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Bambang Hariadi, menegaskan bahwa kolaborasi dengan Kemenkop dalam Harkopnas 2026 menjadi kesempatan untuk menegaskan kembali peran koperasi sebagai bagian penting dari sistem perekonomian nasional. Ia menambahkan, Harkopnas 2026 bukan sekadar perayaan, tetapi titik balik untuk mendorong gerakan koperasi kembali relevan dan mendukung visi pembangunan ekonomi yang inklusif.

“Ini bukan sekadar perayaan Harkopnas, tetapi titik balik untuk mendorong gerakan koperasi kembali relevan. Koperasi harus dianggap sebagai implementasi Pasal 33 UUD 1945,” tutur Bambang.

Bambang juga menyoroti pentingnya menarik perhatian generasi muda agar koperasi tidak lagi dianggap sebagai usaha ketinggalan zaman. Ia menekankan bahwa koperasi bisa menjadi model bisnis yang berkembang dan memberikan kontribusi besar di banyak negara maju, termasuk Eropa. Dengan pemberdayaan koperasi, Kemenkop dan Dekopin berharap menumbuhkan koperasi sebagai pilar utama pembangunan ekonomi yang mampu mendorong pertumbuhan dan keterlibatan masyarakat secara aktif.

Ikut berdiskusi