Skip to content
Fresh Desk
Juli 22, 2026
Nasional

BGN Umumkan Lima Pejabat Baru untuk Perkuat MBG, Ini Daftarnya

Karen Williams - pusatkabar.com 3 mins baca

Jakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi mengumumkan pengangkatan lima pejabat baru dalam struktur kepemimpinan tingkat madya. Pengumuman ini

BGN Umumkan Lima Pejabat Baru untuk Perkuat MBG, Ini Daftarnya

BGN Umumkan Lima Pejabat Baru untuk Perkuat MBG: Daftar Lengkap dan Tugas Masing-Masing

Pusatkabar.com – Jakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi mengumumkan pengangkatan lima pejabat baru dalam struktur kepemimpinan tingkat madya. Pengumuman ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia. Kelima pejabat tersebut akan menduduki posisi kunci yang bertanggung jawab atas berbagai aspek operasional program nasional ini.

Menurut Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, pengangkatan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden yang ditandatangani pada hari Selasa, 21 Juli 2026. Keputusan tersebut mengacu pada ketentuan dalam Pasal 59 Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 tentang pembentukan Badan Gizi Nasional. Agustina menekankan bahwa kehadiran tim baru ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas organisasi secara signifikan.

Kemarin sore kami mendapat Keppres yang ditandatangani Pak Presiden, mengangkat beliau-beliau ini sebagai pejabat tinggi madya di lingkungan BGN. Tentu saja kami senang sebagai pimpinan BGN, karena memang kami membutuhkan tim untuk bersama-sama memperbaiki BGN, memperbaiki program Makan Bergizi Gratis.

Konferensi pers pengumuman tersebut diselenggarakan di kantor pusat BGN. Kelima pejabat baru terdiri dari satu Sekretaris Utama serta empat deputi yang masing-masing memiliki tanggung jawab spesifik sesuai dengan bidang keahlian mereka. Setiap pejabat baru menggantikan pejabat sebelumnya yang telah menyelesaikan masa tugasnya.

Profil dan Latar Belakang Kelima Pejabat Baru

Lili Khamiliyah ditunjuk sebagai Sekretaris Utama, menggantikan posisi Sarwono. Sebelumnya, ia memimpin Biro Umum dan Keuangan BGN sehingga memiliki pemahaman mendalam tentang tata kelola organisasi. Pengangkatan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi internal lembaga.

Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea menjadi Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola. Ia menggantikan Tigor Pangaribuan dan sebelumnya menjabat sebagai Direktur Penyakit Menular di Kementerian Kesehatan. Pengalaman di bidang kesehatan menjadi nilai tambah dalam merancang sistem pengelolaan program MBG yang lebih efektif.

Zainuri mengisi jabatan Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran, menggantikan Suardi Samiran. Sebelumnya, ia memimpin Biro Keuangan di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Latar belakangnya dalam pengawasan keuangan akan sangat berguna dalam memastikan transparansi penyaluran bantuan pangan.

Mariman Darto ditunjuk sebagai Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama. Ia sebelumnya memegang posisi eselon I di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pengalaman di sektor pendidikan menjadi aset penting dalam membangun kemitraan dengan berbagai pihak terkait program makan bergizi.

Ketut Sumedana menjadi Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan, menggantikan Dadang Hendrayudha. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatra Selatan. Keahliannya dalam bidang hukum dan pengawasan akan memperkuat fungsi akuntabilitas program MBG.

Strategi Penguatan Program MBG

Menurut Agustina, latar belakang profesional kelima pejabat tersebut telah disesuaikan dengan kebutuhan strategis BGN. Fokus penguatan mencakup beberapa aspek penting dalam pelaksanaan program nasional ini.

Mulai dari pembenahan sistem penetapan sasaran penerima manfaat, penguatan pengadaan dan penyaluran pangan, perluasan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, hingga peningkatan fungsi pengawasan dan akuntabilitas penggunaan anggaran.

Dengan kehadiran tim baru ini, BGN berharap dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan program gizi nasional secara menyeluruh. Para pejabat baru diharapkan dapat bekerja sinergis untuk mencapai target program MBG yang telah ditetapkan pemerintah.

Pengangkatan ini juga menandai babak baru dalam sejarah Badan Gizi Nasional. Dengan komposisi tim yang memiliki keahlian beragam, BGN siap menghadapi tantangan dalam mengimplementasikan program makan bergizi gratis di berbagai wilayah di Indonesia.

Program MBG sendiri merupakan salah satu prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan dan tata kelola yang baik di tingkat nasional maupun daerah.

Ikut berdiskusi